Metroterkini.com - Petrus Sina Dey, poreaster Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Internasional Lombok (BIL), mengaku telah mencatat pergerakan abu pulkanik erupsi gunung Baru Jari Lombok NTB, sudah menutupi semua kawasan pulau Bali dan bergerak ke pulau Jawa sebelah timur.
Dua Bandara yakni Bandara Ngurah Rai di Denpasar dan Badara Juanda di Surabaya harus ditutup hingga dua hari kedepan.
“Kita prediksi abu pulkanik menyebar ke arah barat,” kata
Sejauh ini lanjutnya pihaknya telah melihat gari arsiran merah di monitor, sehingga BMKG Bandara BIL NTB menginstruksikan agar bandara yang di selimuti erupsi abu vulkani gunung baru Jari Rinjai harus ditutup karena sangat berbahaya, untuk keselamatan penerbangan.
Sejauh ini, penutupan bandara di prediksikan hingga dua hari kedepan karena pergerakan abu pulkanik mengarah ke arah barat. Dengan kecepatan 10 knot dan dengan ketinggian 20 ribu pit, sehingga sangat berbahaya bagi penerbangan karena jika abu vulkanik itu masuk kedalam mesin pesawat maka mesin pesawat akan mati dan pesawat akan tejatuh.
Sementara itu Humas Angkasa Pura, Gede Sandi mengatakan akibat abu vulkanik itu sejumlah penerbangan di bandara international Lombok, beberapa maskapai pernebangan tujuan bandara ngurah Rai Bali dan bandara Juanda Surabaya di batalkan.
“Hanya dua tujuan penerbangan yang di batalkan pemberangkatannya yakni, bandara Ngurah Rai dan Bandara Juanda di Surabaya," terangnya. [ls]