Posko BPUM Targetkan 300 Pelaku Usaha Terdata Tiap Hari

Kamis, 06 Mei 2021 - 13:22:37 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Ditengah tetesan gerimis hujan, tidak menyurutkan niat masyarakat untuk mendaftarakan usahanya pada program Bantuan bagi pelaku usaha mikro (BPUM) kepada petugas yang berada di Posko.

Hal tersebut terpantau saat berada dilapangan pembukaan posko pendaftaran bantuan BPUM oleh pihak dinas terkait, yang berada di Pasar Pagi Jalan Imam Bonjol Selatpanjang Selatan, pada Kamis (06/05/2021) pagi.

Selain masyarakat yang berjualan di area lokal, dimana juga ada masyarakat khusus yang tinggal di wilayah Kelurahanan Selatpanjang Selatan yang berdatangan untuk mendaftarkan usahanya.

Kepada media, Plt Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop-UKM) Kepulauan Meranti, Drs Asrorudin MSi melalui Kepala Bidang Koperasi dan UKM Syahril Deli M.sc mengatakan posko yang didirikan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat.

"Kita buka sekira pukul 09.30 wib, dimana posko pertama kali ini kita buka untuk memberikan akses kemudahan bagi masyarakat yang mendaftarkan usahanya seperti membantu mendftarakan serta mengurus Surat Keterangan Usaha (SKU) bagi masyarakat tempatan," terang Syahril.

"Ada sebanyak 4 orang petugas yang kita kerahkan. Dan kalau disini kita buka selama 2 hari," tambahnya

Selain membuka posko di pasar pagi Jalan Imam Bonjol, pihaknya juga akan membuka posko dibeberapa titik keramaian, seperti di Pasar Sandang Pangan dan juga di Pasar Modern Selatpanjang.

"Selesai dua hari disini, kita akan buka kembali di dua titik lagi. Karena keterbatasan personil makanya kita lakukan secara bergantian saja," ungkapnya.

Setelah dibukanya posko tersebut, Syahril menargetkan nantinya akan memperoleh data sebanyak 300 pelaku usaha untuk setiap harinya.

"Kita target 300 data pelaku usaha bisa terkumpul," targetnya.

Syahril yang juga menjabat Plt Sekretaris Disdagperinkop-UKM Kepulauan Meranti itu pun sempat menyebutkan bahwa sudah ada sebanyak 1.500 data pelaku usaha yang dikirim. 

 "Memang dari jumlah itu sudah ada yang keluar, bahkan sudah ada yang cair," sebutnya. [Wira]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT