Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Makin Parah

Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Makin Parah

Metroterkini.com - Kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau sekamin parah dengan terus bertambah lahan yang terbakar. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, sejak Januari 2019 hingga 6 Agustus 2019, setidaknya 4.582,62 hektare lahan terbakar.

Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger, mengatakan bahwa lahan yang terbakar tersebut tersebar di 12 Kabupaten/Kota. Masing daerah adalah adalah sebagai berikut :

Bengkalis luas lahan terbakar 1.480,08 hektar.
Rohil 966,95 hektar.
Dumai 304,75 hektar.
Meranti 252,7 hektar. 
Siak 579,25 hektar.
Pekanbaru 87,71 hektar.
Kampar 110,23 hektar.
Pelalawan 195 hektar.
Inhu 104 hektar.
Inhil 494,6 hektar.
Kuansing 5,1 hektar.
Rohul luas lahan terbakar 2,25 hektar.

Lebih lanjut ia mengatakan, tim Satgas gabungan terus melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah di Riau.

"Tim kita baik Satgas Udara, Satgas Darat, TNI/Polri, Manggala Agni dan juga dibantu oleh dunia usaha terus berupaya sekuat tenaga melakukan pemadaman," katanya.

Ia menjelaskan, untuk melakukan pemadaman, pihaknya mengerahkan 19 helikopter untuk melakukan operasi bom air atau water boombing (WB) dan patroli kebakaran. Selain 19 helikopter, 1 pesawat juga dikerahkan untuk Teknologi Modifikasi Cuaca.

Helikopter yang digunakan adalah jenis Kamov KA-32 (PK-IKR), Mi8-MTV (RA-22700), Mi8-MTV (RA-22582), Sikorsky S61 (N5193Y), Mi - 171 (PK-BST), Mi – 8MVT (EY-226), Bell 214 (N217PJ), Bell 430 (PK-DPM) dan Kamov (RA-31034) dan juga jenis Bell 412 (PK-DAS). Kemudian heli jenis Superpuma TNI – AU (H-3216 / H-3217) serta 1 pesawat Cassa 212 (PK – PCT).

"Selain itu ada juga 8 helikopter bantuan dari perusahaan," ujar Edwar Sanger.

Selain Satgas Udara, penanggulangan Karhutla juga dilakukan oleh pihak TNI Angkatan Darat dari jajaran Korem, Kodim hingga tingkat Koramil. Hal yang sama juga dilakukan oleh pihak kepolisian. [***]

Berita Lainnya

Index