Dualisme Plt Kadisdukcapil Bintan Diduga Sarat Politik

Dualisme Plt Kadisdukcapil Bintan Diduga Sarat Politik

Metroterkini.com - Pelantikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bintan, Kepulauan Riau, bermasalah.

Bupati Bintan Apri Sujadi sebelumnya telah mengeluarkan SK Plt Kadisdukcapil Kabupaten Bintan pada tanggal 24 Januari 2019 lalu dengan menunjuk Kadisnya Irianto sebagai Plt, namun belum genap seminggu menjabat selanjutnya Bupati melantik Plt lain.

Kejadiannya pada Selasa (29/01/19) pada saat apel pagi di Kantor Disdukcapil sejumlah pebawai melongo, pasalnya yang diumumkan surat keputusan Bupati Bintan bahwa Plt Kadisdukcapil Bintan yang baru di tunjuk oleh SK bupati Nomor 55/SP/2019 berubah tanpa pemberitahuan pada PLt baru Ismail.

Sementara pelantikan PLT Kadisdukcapil Irianto sebelumnya dilaksanakan sesuai dengan SK Nomor 53/SP/2019, telah menunjuk Irianto, tentunya saat selesai acara apel sejumlah warga menumpuk dan bingung sebab Plt yang harus menandatangani dokumen kependudukan warga Bintan tidak jelas karena dualisme kepemimpinan.

Dari Dualisme SK tersebut terdapat kejanggalan bahwa kedua surat SK tersebut sama-sama di keluarkan oleh Bupati Bintan pada tanggal 24 januari 2019 dimana saat itu irianto yang di lantik menjadi Plt Kadisdukcapil Bintan.

Menyikapi hal tersebut beberapa wartawan sempat mencoba melakukan konfirmasi terkait dualisme kepimpinan Plt Kadisdukcapil bintan kepada kepala BKD Bintan Dra Irma Annisa, namun Kepala BKD Bintan tersebut menolak untuk di wawancarai terkait hal tersebut dengan alasan dia mau rapat.

Anehnya ketika wartawan menunggu sampai selesai rapat, Dra Irma Annisa mengutus salah seorang pegawai BKD untuk menyampaikan kepada wartawan bahwa beliau (Irma Annisa) tidak mau untuk di wawancarai masalah dualisme Plt tersebut, ada apa?.

Akibatnya warga kecewa di kantor itu, sebab mereka datang jauh dari sejumlah kecamatan di Bintan, yang notabenennya untuk sampai dikantor Disdukcapil bukan jalan yang mudah dilalui, mereka harus naik kapal.

Warga Neneng, berharap Bupati konsisten dalam memilih Kadis di Pemkab Meranti, seharusnya sebelum menentukan pilihan harus berpikir jernih

Sampai saat berita dilansir belum ada klarifikasi dari Pemerintah Kabupaten Bintan, terkait dualisme pimpinan Plt Kadisdukcapil Bintan yang dinilai aneh. [asyri]

Berita Lainnya

Index