Diberitakan Sakit Jantung, Bupati Ponorogo Membantah

Senin, 02 Januari 2017 - 00:00:11 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Santernya pemberitaan di berbaga media serta berita viral media sosial terkait sakit yang diderita orang nomor satu di lingkungan Pemkab Ponorogo yaitu Bupati Ponorogo, H. Ipong Muchlissoni langsung menggelar tasyakuran, sholat berjamaah, Istighozah dan sujud syukur bersama berbagai elemen.

Acara digelar dihadiri Wabup Ponorogo, Sekdakab, Jajaran DPRD, SKPD, para Camat, Parpol Pengusung, Relawan, tokoh agama, Kyai sepuh hingga kalangan Pers, Minggu (1/1/2017) malam di Pringgitan Rumah Dinas Bupati Ponorogo. 

"Acara ini sebagai ungkapan rasa syukur karena selama ini kami diberi nikmat sehat dan sekaligus klarifikasi atas berita yang berkembang dalam beberapa hari ini terkait kesehatan saya," kata H. Ipong Muchlissoni, Minggu (1/1/2017) malam.

Seperti diketahui usai melantik 921 pejabat di halaman Pendopo Kabupaten Ponorogo, Kamis (29/12/2016) lalu, Bupati Ipong harus opname di RS Premier Surabaya, setelah sebelumnya masuk RSUD Dr Hardjono Ponorogo. Saat itu berita sakitnya Bupati Ponorogo berkembang bagai bola liar dan menjadi simpang siur. 

Menurut Ipong pemberitaan di berbagai media saat itu tidak berdasarkan sumber berita yang valid. "Orang menduga itu ya karena kalian (wartawan) karena memberitakan tidak berdasarkan sumber yang valid dan akurat," tambahnya.

Dia juga membantah ketika ke RSUD Dr Hardjono Ponorogo dinaikan ambulance. "Saat itu kami naik mobil dinas, tapi memang ada mobil ambulance tapi itu disiapkan untuk kegiatan pelantikan pejabat kemarin," imbuhnya.

Menurutnya, para jurnalis seharusnya tidak langsung memvonis Bupati Ponorogo terkena serangan jantung berdasarkan kiriman foto Bupati Ponorogo sedang dinaikan kereta dorong di RSUD Dr Hardjono. "Karena kami akui akibat berita kemarin telah merepotkan banyak pihak, anggota keluarga kalang kabut karena banyak yang was-was dan segala macam," terangnya.

Padahal menurut Politikus Partai Gerindra ini, dirinya dari awal tidak ada riwayat sakit jantung. "Saya dari awal mengeluhkan ulu hati hingga lambung tembus belakang," bebernya. 

Tetapi dia tidak membantah saat itu ada kekawatiran dari Ketua Tim Dokter Bupati Ponorogo, Dr. Setyo yang menasehati ke kami untuk di rujuk ke RS Premier Surabaya. "Saat itu kami menolak dan minta usai tahun baru saja medical chek up ke Surabaya, ya akhirnya kami nurut," jelasnya.

Sesampainya di RS Premier Surabaya, Ipong menuturkan langsung dilakukan pemeriksaan intensif terhadap kondisinya oleh Prof Dr Budi Bakti. "Hasilnya bagus, saya tidak terkena sakit jantung bahkan koroner saya kata dokter seperti orang berumur 17 tahun, padahal saya adalah perokok berat sejak tiga puluh empat tahun lalu," akunya. 

Sekali lagi, Bupati Ipong Mengaku sudah menderita sakit maag sejak 4 tahun lalu dan sering kambuh. "Dan pas pelantikan pejabat kemarin paling parah karena sakitnya menembus belakang," tandasnya.

Pada kesempatan Ipong juga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan doa seluruh masyarakat Kabupaten Ponorogo selama ini. "Mari kita bersama-sama membangun dan memajukan Kabupaten Ponorogo sesuai visi misi kami yaitu Ponorogo Berbenah Menuju Ponorogo Yang Lebih Maju, Berbudaya dan Religius," tukasnya. [nur]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT