Produk UMKM Siak Masuk Ritel, Pemkab dan Indomaret Perkuat Kolaborasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 22:15:19 WIB

Metroterkini.com - Produk-produk UMKM asal Kabupaten Siak kini mulai menembus pasar ritel modern. Berbagai produk lokal hasil karya pelaku usaha daerah telah mengisi rak penjualan di gerai Indomaret, membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing UMKM.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Siak, PT Indomarco Prismatama dan Perkumpulan UMKM Mitra Indomaret yang dirangkai dengan peluncuran program UMKM Mitra Indomaret.

Bupati Siak Afni mengatakan, masuknya produk UMKM ke jaringan ritel modern merupakan hasil dari komitmen bersama agar investasi yang hadir di daerah juga memberikan manfaat bagi pelaku usaha lokal.

"Beberapa waktu lalu saya sempat menghentikan izin ritel modern. Bukan karena anti investasi, tetapi karena saya ingin produk UMKM kita juga mendapat kesempatan yang sama. Ritel modern membuka lapangan kerja dan dibutuhkan masyarakat, tetapi UMKM lokal juga harus bisa tumbuh bersama," kata Afni di Indomaret Fresh, Jalan Dr. Sutomo, Kampung Dalam, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, selama ini banyak produk UMKM yang belum mampu menembus pasar modern karena terkendala berbagai persyaratan, mulai dari legalitas usaha, sertifikasi halal, merek dagang, kualitas kemasan hingga konsistensi produksi.

"Banyak yang mengatakan tidak bisa. Padahal kalau UMKM tidak dibina, mereka tidak akan pernah maju. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama, baik pemerintah daerah maupun dunia usaha," ujarnya.

Komitmen tersebut kini mulai menunjukkan hasil. Berbagai produk UMKM lokal telah dipasarkan melalui rak khusus yang tersedia di gerai Indomaret. Sebagian produk yang telah masuk merupakan hasil pendampingan dan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui dukungan dunia usaha seperti PT Indah Kiat di Kecamatan Tualang.

Pendampingan tersebut tidak hanya menyentuh peningkatan kualitas produk, tetapi juga pengurusan legalitas usaha, sertifikasi halal, penguatan merek, penyempurnaan desain kemasan hingga pemenuhan standar yang dibutuhkan untuk masuk ke jaringan ritel modern.

Keberhasilan sejumlah produk lokal menembus pasar modern diharapkan menjadi pemicu bagi pelaku UMKM lainnya di berbagai kecamatan untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing produknya.

Pemerintah daerah juga mendorong semakin banyak perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Siak untuk turut berkontribusi dalam pembinaan UMKM melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Afni menegaskan, pembinaan UMKM harus terus diperkuat agar semakin banyak produk unggulan dari berbagai kecamatan dapat mengikuti jejak yang sama.

"Kalau UMKM tidak dibina, mereka tidak akan pernah maju. Tugas pemerintah daerah bagaimana membantu dari sisi perizinan, pembinaan hingga permodalan, sementara ritel modern menjadi mitra pemasarannya," kata Afni.

Dengan kolaborasi tersebut, semakin banyak produk lokal diharapkan mampu menembus pasar modern sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat Kabupaten Siak. [Inf.Ibrahim]

Terkini