DAU Spesifik Sarpras Meranti 2026 Dialokasikan Rp4,2 Miliar

Senin, 09 Februari 2026 | 15:35:48 WIB
Ilustrasi

Metroterkini – Dana Alokasi Umum (DAU) Spesifik Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2026 tercatat sebesar Rp4,2 miliar.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti, Tunjiarto, melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Feni Utami, saat ditemui wartawan, Senin (09/02/2026) siang.

Feni menjelaskan, meskipun terjadi penyesuaian anggaran, pihaknya tetap berupaya maksimal agar pemanfaatan dana tersebut tepat sasaran dan benar-benar diperuntukkan bagi sekolah yang membutuhkan.

“Walaupun anggarannya mengalami penyesuaian, kami tetap memastikan sekolah penerima adalah sekolah yang memang sangat membutuhkan. Dan ini merupakan ketentuan dari pemerintah pusat, karena porsi DAU spesifik sepenuhnya ditentukan pusat,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini Disdikbud Kepulauan Meranti telah mulai melakukan tahapan proses perencanaan. Targetnya, proses perencanaan rampung dalam waktu satu bulan, kemudian dilanjutkan dengan proses pembangunan fisiknya

“Insya Allah realisasi pembangunan dari sumber DAU Spesifik ini kita targetkan dimulai sekitar bulan April 2026,” jelas Feni.

Dari total anggaran sekitar Rp4,2 miliar tersebut, akan dialokasikan untuk 14 kegiatan, yang terdiri dari 4 kegiatan pembangunan, 7 kegiatan rehabilitasi, dan 3 kegiatan pengadaan.

Secara garis besar, kegiatan tersebut terbagi dalam dua item utama, yakni kegiatan fisik dan juga non-fisik (pengadaan). Untuk kegiatan fisik, nilai anggaran terbesar mencapai sekitar Rp600 juta, sementara yang terkecil berada di kisaran Rp141 juta. Sedangkan untuk kegiatan pengadaan, nilai anggaran berkisar antara Rp35 juta hingga Rp50 juta.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada tahun 2026 ini Disdikbud Kepulauan Meranti menerapkan kebijakan satu sekolah satu kegiatan, guna pemerataan bantuan.

Feni juga mengakui, hingga saat ini masih banyak sekolah di Kepulauan Meranti yang membutuhkan pembangunan maupun peningkatan sarana dan prasarana, baik fisik maupun non-fisik, demi menunjang kualitas pendidikan.
Dengan ada penyesuaian anggaran Dau Spesifik, Pemda  mencari solusi pendanaan lain melalui program revitalisasi dari pusat

"Seiring adanya penyesuaian anggaran DAU Spesifik, Pemerintah Daerah berupaya mencari alternatif sumber pendanaan lain, salah satunya melalui program revitalisasi dari Pemerintah Pusat, guna mendukung pembangunan sarana dan prasarana di bidang pendidikan," Katanya.

Diwaktu yang sama, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti Raja Yusran mengatakan melalui alokasi DAU Spesifik Sarana dan Prasarana tahun 2026 ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti berharap seluruh kegiatan yang direncanakan dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan tepat sasaran.

Dinas juga menekankan pentingnya dukungan semua pihak, baik pihak sekolah, penyedia jasa, maupun pemangku kepentingan terkait, agar pelaksanaan kegiatan dapat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Untuk itu dirinya menegaskan, Disdikbud Kepulauan Meranti berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan secara bertahap dan berkelanjutan, meskipun di tengah keterbatasan anggaran.

“Kami berharap seluruh sekolah dapat memahami kondisi keterbatasan anggaran saat ini. Namun kami pastikan pemerintah daerah tetap hadir dan berupaya maksimal agar kebutuhan dasar pendidikan, khususnya sarana dan prasarana, terus terpenuhi demi meningkatkan mutu layanan pendidikan di Kepulauan Meranti,” pungkasnya.

Terkini