Metroterkini - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kepulauan Meranti akan melakukan perbaikan pada dua titik jalan yang mengalami kerusakan cukup parah.
Kedua titik tersebut berada di simpang Jalan Alah Air tepatnya di depan Puskesmas Alah Air serta di Jalan simpang Lingkar Dorak Ujung Selatpanjang.
Kepala Dinas PUPR Kepulauan Meranti Rahmat Kurnia, ST melalui Kepala Bidang Bina Marga, Sugeng Widodo. KN, ST mengatakan bahwa perbaikan pada dua titik tersebut menjadi prioritas utama dan ditargetkan mulai dikerjakan pada Februari 2026 mendatang, dengan bentuk pekerjaan berupa pembangunan duiker.
“Untuk tahap awal, kita fokuskan perbaikan di dua titik ini terlebih dahulu. Jika tidak ada kendala, insyaallah pengerjaan dapat dimulai pada Februari 2026,” ujar Sugeng, Jum'at (09/01/2026) pagi.
Ia menjelaskan, masing-masing proyek perbaikan tersebut dialokasikan dengan pagu anggaran sekitar Rp100 juta lebih per titik. Anggaran tersebut akan digunakan untuk memastikan struktur jalan kembali aman dan layak dilalui masyarakat.
Selain dua titik tersebut, Sugeng mengakui masih terdapat beberapa ruas jalan dan jembatan lain yang juga menjadi perhatian pemerintah daerah, di antaranya jembatan di kawasan Pasar Baru serta jalan pelantar Sungai Juling. Menurutnya, kondisi infrastruktur di lokasi tersebut juga tergolong urgen dan membutuhkan penanganan.
“Memang ada beberapa titik lain yang juga perlu perhatian serius. Namun kita lakukan secara bertahap, satu per satu. Insyaallah dalam tahun ini juga akan kita selesaikan,” tambahnya.
Selama masa persiapan dan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, pihak PUPR terus berkoordinasi dengan dinas terkait seperti Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan pengaturan serta pengalihan rute jalan.
Untuk sementara, Jalan Alah Air masih dapat dilalui kendaraan roda dua. Namun bagi kendaraan dengan muatan lebih besar, masyarakat diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Perumbi.
“Kami berharap pengerjaan perbaikan ini dapat segera dilaksanakan dan berjalan lancar, sehingga tidak lagi mengganggu aktivitas dan mobilitas masyarakat,” tutup Sugeng.