Roadshow Forkopimda Cek Gugus Tugas di Mekar Bakti

Ahad, 12 April 2020 | 20:46:00 WIB

Metroterkini.com - Kapolresta Tangerang Kombes Pol H. Ade Ary Syam Indradi meninjau Gugus Tugas Posko Tim Terpadu Pencegahan Covid-19 di Kecamatan Panongan Kabupaten Tangerang, Sabtu (11/4/2020).

Peninjauan bersama unsur Forkopimda ini dilakukan dalam Rangka Sosialisasi pencegahan penyebaran virus corona Covid-19.

Dalam peninjauan yang bertempat di Aula Kelurahan Mekarbakti itu, hadir diantaranya Kabag Ops Polresta Tangerang Polda Banten Kompol Riky Crisma Wardana, Kasat Sabhara Kompol Bahtiar Siregar, Kasat Binmas Kompol Teguh Wahyudi, Kapolsek Panongan AKP Nana Supriyatna dan Wakasat Intelkam AKP Jajang Adiyana.

Hadir pula Danramil 14 Panongan Kapten Inf Boedi Noeryanto, Camat Panongan Rudi Lesmana, Sekcam Panongan Dicky Burhanudin, Lurah Mekarbakti Mansyur, Ketua MUI Panongan Ustadz Anwar amunawar, Ketua FDKM Citra Raya Ustadz Maman Supratman, Toga Ustadz Abu Asyirin hingga pengurus RW se-kelurahan Mekarbakti.

Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas terbentuknya Gugus Tugas Posko Tim Terpadu Pencegahan Covid-19 di Kecamatan Panongan.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Polresta Tangerang Polda Banten ini menyampaikan 4 poin penting antara lain tentang persepsi bahwa orang yang terkena covid bukan sebuah aib adalah salah.

Selanjutnya terkait data ODP, data PDP dan data Positif, karena Kapolsek sudah memegang data dari Dinas Kesehatan maka harus falid.

“Gunakan data untuk mengetahui agar lebih fokus dalam membantu tracing, keluarga berhubungan dengan siapa saja untuk mencegahnya,” terang Ade, Sabtu (11/4/2020).

“Upaya kita harus maksimal dan optimal, oleh karena itu perlu pengecekan kepada gugus tugas tingkat RT dan RW. Tidak hanya tingkat desa atau Kelurahan untuk menurunkan data grafik agar turun,” tambahnya.

Lebih dari Ade miminta agar dilakukan himbauan secara dor to dor oleh gugus tugas yang sudah dibentuk.

“Disiplin, komitmen integritas, lakukan himbauan edukasi tentang disiplin tentang 5 hal yang sudah diutarakan oleh Ibu dokter seperti cuci tangan, jaga jarak dan Lain-lain,” tegasnya.

Sementara itu jika terjadi adanya penolakan-penolakan jenasah pasien Covid-19 oleh warga dikarenakan belum adanya PSBB di wilayah Tangerang, Ade meminta para tokoh, termasuk Ketua RW dan Ketua RT turut memberikan himbauan.

“Khususnya yang tergabung dalam gugus tugas covid 19 membantu 3 pilar dalam melaksanakan himbauan atau edukasi agar tidak terjadi penolakan jenazah oleh warga,” tutup Ade Ary Syam Indradi. [sjah]

 

Terkini