Anggota Dewan Tuding Kades Dayun Bermain SKT di Lahan RAPP

Selasa, 18 Oktober 2016 | 00:00:15 WIB

Metroterkini.com - Oknum mantan Kepala Desa Dayun, H. Hasmar tuding Kepala Desa Dayun, Nasha Nugrik bermain mata dengan Forum Petani Dayun Maju Bersama, dalam penerbitan surat keterangan tanah di kawasan lahan yang diduga diserobot PT. Riau Andalan Pulp and Puper (RAPP). 

Tudingan itu disampaikannya melalui pesan singkatnya kepada metroterkini.com, Senin (17/10/2016).

"Orang tu main tu sama petani saya tau betul," kata politisi sekaligus Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Siak ini.

Menurut Anggota DPRD Kabupaten Siak priode 2014-2019 ini, permainan itu sejak tahun 2013-2015. Bahkan, Kepala Desa selepas jabatannya banyak melakukan penerbitan SKT baru

"Wah mulai tahun 2013 sampai 2015 tu saya punya data," sebutnya lagi.

Disinggung terkait, apakah lahan yang diklaim oleh Forum Petani Dayun Maju Bersama tersebut merupakan lahan PT.RAPP? Pria yang kerap disapa Hasmar ini tak banyak berkomentar. Pasalnya, dirinya sedang melakukan kujungan kerja ke Mabes Polri.

"Maaf saya acara dinas di Mabes Polri," singkatnya.

Sebagaimana diketahui, kasus dugaan penyerobotan lahan yang diklaim oleh perusahaan Sukanto Tanoto tersebut sudah berlangsung lama. Bahkan, persoalan itu terjadi ketika H.Hasmar masih menyandang sebagai Kepala Desa di Dayun. Kala itu, sebelum menyandang sebagai anggota DPRD Kabupaten Siak priode 2014-2019, politisi Partai Hanura ini memenangkan pertarungan Pilkades priode 2003-2008 dan Priode 2008-2013.

Kendati begitu, Hasmar yang merupakan mantan otoritas di Pemerintahan Desa Dayun ini terkesan berkilah. Padahal, 80 persen SKT tersebut diduga diterbitkannya ketika menyandang Kepala Desa Dayun.

"80 persen SKT ini dia (Hasmar) yang menerbitkan," ungkap narasumber secara terpisah. [son]

Terkini