Metroterkini.com - Beberapa orang rekanan (kontraktor) yang ikut tender nyaris membogem Ketua Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bengkalis, Sevnur, Rabu (12/10/2016).
Sevnur nyaris dipukul saat usai apel pagi di halaman kantor bupati. Namun, kejadian dihadapan puluhan PNS lainnya itu tidak berlangsung lama.
Kendati demikian, peristiwa dihadapan pegawai kantor bupati tersebut menjadi perbincangan dikalangan kontraktor dan rekan sejawat Sevnur.
Banyak rumor beredar terkait kekesalan rekanan tersebut. Ada yang menduga kemarahan kontraktor ini diduga karena diberi harapan palsu oleh Sevnur. Ada juga terkait setoran proyek yang harus dibayar oleh rekanan kepada oknum di ULP.
Selain itu, selama menjabat Ketua ULP Bengkalis ditenggarai jarang masuk kantor baik di ULP maupun di bagian program Setda, dimana Sevnur menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag).
Selain itu, diduga mereka (kontraktor) marah karena sulit menghubungi Sevnur terkait proses lelang yang dilakukan ULP. Kondisi ini diduga salah satu pemicu kemarahan sebagian kontraktor.
"Saya rasa wajar saja mereka kesal. Soalnya, lebih gampang jumpa bupati dari pada Sevnur," kata salah seorang rekanan yang henggan disebutkan namanya. [rdi]