Metroterkini.com - Sejumlah kalangan masyarakat menyayangkan bangunan pasar yang dibangun oleh Pemkab Rokan Hilir, Riau sampai saat ini beralih fungsi. Bangunan tersebut seharusnya dijadikan tempat untuk berjualan, malah sebaliknya dijadikan rumah tinggal dan kantor desa.
Lokasi bangunan pasar merupakan proyek yang dibanguna Pemkab Rokan Hilir yang bersumber dari APBD yang terletak di jalan Bakti Kepenghuluan (Desa) Panipahan Darat Kecamatan Pasir Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir Riau. Bangunan kios di pasar tersebut ada sebanyak 16 unit, yang saat ini tidak difungsikan malah dijadikan tempat tinggal.
Salah seorang penghuni kios di Pasar Kepenghuluan Panipahan Darat, Ujang kepada metroterkini.com, Minggu (7/8/16) mengatakan, bahwa Ia telah menempatan bangunan kios di pasar tersebut selama 6 tahun.
Semua ada 16 unit bangunan dan saat ini menurut Ujang telah ditempat warga, bahkan salah satu bangunan pasar ini telah dijadikan kantor desa Kepenghuluan Panipahan Darat Kecamatan Pasir Limau Kapas Rokan Hilir.
"Disini sudah mencapai enam tahun, ke 16 unit rumah (kios) tarsebut semuanya dihuni warga, bahkan dijadikan kantor Penghulu (Desa) Panipahan Darat," ungkap Ujang.
Parahnya lagi, saat ini para pedagang tetap berdagang (jualan) jalan umum, sementara pasar (kios) dibangun pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dibiarkan untuk tempat tinggal. Pantauan dilapangan saat ini para pedagang yang berjualan ikan mau pun pedagang sayur mayur dan pedagang buah-buahan pilih berjualan di pinggir jalan.
Aktivitas pedagang yang berjualan dipinggir jalan telah memakai badan jalan untuk berjualan di jalan umum. Jalan umum yang lebarnya 5 meter tinggal 1 meter, karena telah digunakan untuk berjualan. Bahkan sempat menganggu lalu lintas bahkan pengguna jalan mengeluh karena macet akibat banyaknya pedagang yang berjualan di jalan, belum lagi jalan dipadati oleh para tukang ojek yang menunggu sewa.
Anehnya kondisi ini tidak pernah menjadi perhatian pemerintah setempat, bahkan pihak terkait yang berwenang mengelola pasar terkesan tutup mata. Harapan warga, kiranya pasar tersebut dapat difungsikan selayaknya, bukan pasar dialih fungsikan sebagai tempat tinggal. [mustar]