Jefry Noer Buka Muscab Muhammadiyah Kecamatan Tambang

Ahad, 31 Juli 2016 | 00:00:10 WIB

Metroterkini.com - Bupati Kampar Riau H.Jefry Noer mengingatkan semua peserta Musyawarah Cabang (muscab), jadilah peserta muscab yang baik maksudnya dalam melaksanakan Muscab sebaiknya dilakukan dengan musyawarah yang diutamakan bukan melalui voting. 

Waspadai dan perlu disikapi jika ada yang ingin muscab dilakukan dengan voting karena jangan sampai organisasi Muhammadiyah ternoda dalam memilih ketua. 

Dalam perjalanan Muhammadiyah telah banyak memberikan kontribusi dalam pembangunan baik bidang Sumber Daya Manusia (SDM) maupun dalam bentuk keagamaan dan sosial kemasyarakatan. 

Penegasan itu disampaikan Bupati Jefry, ketika menghadiri undangan Organisasi Muhammadiyah yang menggelar musyawarah cabang (Muscab) Muhammadiyah bersama Aisyiyah dan pemuda Muhammadiyah Tambang 1 yang ke V di halaman kantor camat Tambang, Sabtu (30/7/16). 

Muscab yang dilaksanakan dengan musyawarah itu cara yang benar karena semua persoalan akan selesai dengan hasil yang baik, apa yang dilakukan. 

"Apapun persoalannya termasuk dalam memilih ketua Muhammadiyah akan melahirkan ketua terpilih dan anggota yang baik,"ungkap Jefry. 

Harapan saya kepada pimpinan terpilih nanti, agar keberadaannya dapat memajukan organsasi ,namun sebelum itu tentu majukan dulu keluarga kemudian lingkungan kearah dan perubahan yang lebih baik lagi yaitu dapat membawah kemajuan bagi Muhammadiyah Tambang. 

Hal lain disampaikan Jefry, ketika mendapat undangan ketua dan pengurus akan melaksanakan muscab beberapa waktu lalu, dirinya sengaja membawa rombongan ke lokasi Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) Kubang jaya Kecamatan Siak Hulu waktu itu, jelasnya. 

Tujuannya untuk memperlihatkan apa yang sudah di buat Pemerintah Daerah melalui program terbarukan RTMPE dalam memajukan ekonomi masyarakat Kampar. 

"Dilokasi RTMPE saya sengaja masak-kan mie instant buat rombongan, sambil masak mie saya terangkan mie instan ini kita masak dengan bahan bakar gas yang dihasilkan dari kotoran padat sapi,"terangnya. 

Di RTMPE itu yang dibeli cuma mie instan, minyak dan garam selebihnya ada di RTMPE, walaupun lahan yang di kelola Cuma 1000 meter saja seperti gas dari kotoran ternak sapi yang telah diolah hingga menghasilkan biogas untuk energi listrik dan memasak dengan kompor gas berbahan bakar biogas dan dari kencing sapi dapat menghasilkan pupuk cair, belum lagi dari anak sapinya kalau sudah tiga tahun saja kita pelihara tentu sudah banyak pula anaknya. 

Selain itu ada hasil dari telur ayam seperti yang kita makan dalam masakan mie instan dihasilkan dari ternak ayam, ada cabe dan sayuran lain sebagai penyedap masakan mie ini,kata Jefry sambil menyantap mie instan yang telah siap bersama rombongan. 

Jefry melanjutkan, dilahan RTMPE selain peternakan sapi, ternak ayam ada juga pertanian cabe, bawang dan perikanannya. 

"Jadikan RTMPE sebagai contoh ke depannya bagi organisasi Muhammadiyah termasuk di sekolah-sekolahmuhammadiyah agar dapat memanfaatkan lahan di sekolah dengan membuat RTMPE.Silahkan musyawarahkan dengan Camat, UPTD P&K di kecamatan Tambang untuk membuat lahan di sekolah Muhammadiyah seperti RTMPE di Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu,"harapnya. 

Manfaatkan lahan sekolah untuk membuat lahan perikanan, lahan peternakan ayam dan sapi serta bagaimana menghasilkan biogas dan biourine seperti di kubang jaya.Lakukan mana yang mampu sebagai contoh bagi anak didik dan untuk memajukan organisasi Muhammadiyah. 

Jefry juga mengingatkan, tak lama lagi Kampar akan melaksanakan Pilkada, untuk itu warga Muhammadiyah pada pemiliham kepala daerah nanti harus menggunakan hak pilih, sempatkan diri untuk hadir dan gunakan hak pilih sesuai hati nurani karena akan menentukan masa depan Kampar ke depan. 

Kepada tokoh dan warga Muhammadiyah Jefry Noer meminta agar dapat memberikan yang terbaik buat Kabupaten Kampar dan masyarakat lingkungannya. 

“Saya berharap warga muhammadiyah dapat menjadi benteng dalam mecegah kemungkaran yang dimulai dari diri sendiri, keluarga maupun lingkungan dan Kabupaten Kampar secara umum,”ujarnya. 

Sementara itu ketua panitia Samsir, mengatakan Muscab adalah sarana untuk memilih ketua Muhammadiyah yang baru, dengan terpilih ketua yang baru, kedepan agar dapat kita nol kan lagi semua aktivitas artinya kita mulai kegiatan baru dengan program baru dari ketua dan pengurus terpilih. 

Selain itu Amaruddin ketua Muhammadiyah Tambang 1 menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan dan kerja sama pengurus selama kepemimpinannya terutama atas bantuan dan kepedulian Pemda pada organisai Muhammadiyah serta permohonan maaf selama memimpin di periode lalu yang mungkin banyak salah dan silaf. 

Dirinya juga menyampaikan, program Bupati melalui RTMPE sangatlahbagus untuk itu dapat di contoh dan tinggal kita lagi untuk mengikutinya karena melalui program Bupati dengan RTMPE tujuannya agar masyarakat maju ekonominya. 

Amaruddin juga menyampaikan harapan kepada ketua terpilih nantinya, bawalah dan bimbinglah kami anggota Muhammadiyah ke depan agar lebih maju dan berkembang lagi. 

Pada sesi ceramah disampaikan Ustadz Makmur yang mengingatkan agar dalam muscab ini untuk dapat mensucikan pikiran dan perkataan serta perbuatan karena dengan begitu kita akan berpikir jernih dalam memilih ketua untuk kemajuan organisasi, begitu juga dalam perkataan artinya apa yang disampaikan sama dengan apa yang ada dihatinya. 

Suci perbuatan artinya dalam tingkah laku tidak menyakiti orang termasuk apa yang kita lakukan tidak menyinggung perasaan orang, karena itu dalam muscab ikuti aturan dan terima apa hasil dari keputusan dengan lapang dada dan yang lebih penting perlu diingat oleh semua adalah pilihlah pemimpin yang berakhlakul karimah,katanya. 

Dengan ketiga hal ini kita pegang dan jalankan, Insyaallah Muhammadiyah ke depan dapat ?ebih maju, ujar ustadz Makmur.Ikut hadir diantaranya Camat Tambang H.Mulatua, Staf Ahli Bupati bidang SDM dan Kesra Nurhasani, Ketua Muhammadiyah Kabupaten beserta pengurus, Kepala desa se Kecamatan Tambang dan warga Muhammadiyah Kacamatan Tambang. [**rtc]

Terkini