Antrian Penyeberangan Roro Bengkalis Capai 10 Jam Lebih

Ahad, 10 Juli 2016 | 00:00:13 WIB


Metroterkini.com - Janji Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi Kabupaten Bengkalis, Ja'afar Arief dengan difungsikan dua dermaga penyeberangan Roll On-Roll Off (Roro) Air Putih (Pulau Bengkalis)- Sungai Selari (Pulau Sumatra) Kecamatan Bukit Batu) ternyata isapan jempol belaka. Karena salah satu dermaga di Pulau Bengkalis tidak bisa berfungsi untuk menaika turunkan penumpang.

Pantauan di lapangan sejak Jumat hingga Minggu (10/7/16) masih tetap terjadi penumpukan kendaraan roda empat dari Bengakalis menuju Sungai Selari. Bahkan antrian terjadi lebih dari 12 jam hanya untuk penyeberang. 

Salah seorang penumpang yang akan pulang ke Pekabaru, sejak pukul 08.00 Wib, Minggu (10/7/16) sudah masuk antrian dan baru bisa menyeberang pada pukul 18.00 WIB. Kondisi ini membuat masyarakat pengguna jasa Kapal Motor Penyeberangan (KMP Roro) kecewa. Karena dermaga baru bisa berfungsi saat pasang laut tinggi.

"Kami heran jadinya. Apa lah maksud Pemda membangun dermaga ni dan dah diresmikan pula lagi, tapi dermaga baru itu tidak dapat dipakai dengan alasan kandas. Sampai-sampai kami mau menyeberang pun harus menunggu lama macam tahun kemarin juga. Dalam hal ini Pemkab harus bertanggung jawab," kata Andi warga Bengkalis yang menyeberang ke Sungai Pakning.

Selain Andi, hal senada juga dirasakan ratusan masyarakat pengguna jasa Roro lainnya. Mereka harus antri berjam-jam untuk dapat naik kapal Roro.

Lukman salah seorang pengguna jasa Roro juga kecewa. Selain dermaga baru tak berfungsi maksimal, dari empat kapal Roro yang beroperasi hari ini, satu terpaksa lego jangkar karena rusak. Sehingga semakin mengganggu kelancaran penyeberangan.

"Sudahlah dermaga yang baru tak dapat dipakai, ini kapal pula yang buat ulah. Kemarin bukan main cakap Kadishubkominfo di media-media. Ini apo tidak ajo. Beso cakap (Apa tidak saja, besar omong saja)," ucap Lukman dengan logat melayunya. [rdi]

Terkini