Metroterkini.com - Memasuki malam ke-20 Ramadhan 1437 Hijriyah, Gubernur Riau (Gubri) Arsyadjuliandi Rahman dan Bupati Bengkalis bertemu dalam kegiatan safari Ramadhan di Masjid Jami' Duri, Kecamatan Mandau, Jumat (24/6/16) malam.
Malam itu, Gubri didampingi istri Hj. Sisilita yang juga Ketua TP PKK Provinsi Riau, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie dan serta sejumlah Kepala SKPD di Provinsi Riau.
Sementara Bupati Amril Mukminin didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis, Kasmarni, beserta sejumlah kepala SKPD di Bengkalis, Plt Camat Mandau Sapon, Ketua TP PKK Mandau Ernawati dan Camat Pinggir Nazly.
Dalam kata sambutannya, Gubri Arsyadjuliandi Rachman, menyinggung tentang kondisi perekonomian global akibat turunya harga minyak mentah, berdampak pada perekonomian Provinsi Riau.
Selain harga minyak dunia, harga CPO juga ikut tergerus. Sehingga provinsi Riau dan Kabupaten Bengkalis sebagai daerah penghasil kedua komoditi itu ikut sangat terpukul. Karena penerimaan dana bagi hasil (DBH) untuk Provinsi Riau dan Kabupaten Bnegkalis ikut dipangkas oleh pemerintah pusat.
Akibatnya, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di provinsi maupun sejumlah kabupaten/kota di Riau harus dirasionalisasi.
Melihat fenomena itu, Gubri meminta kabupaten/kota di Provinsi Riau agar kreatif menggali potensi yang dimiliki daerah masing-masing, khususnya sektor pariwisata.
Ditegaskan Gubri, saat Pemerintah Provinsi Riau gencar mempromosikan potensi wisata, seperti wisata bono di Pelalawan, wisata religi di Rokan Hulu, wisata Bakar Tongkang di Rokan Hilir, Tour de Siak dan wisata Istana di Siak.
Khusus untuk Kabupaten Bengkalis, Arsyadjuandi Rahman menekankan kepada Bupati Amril Mukminin, untuk lebih gencar mempromosikan wisata Pantai Rupat, di Kecamatan Rupat Utara.
Mengingat, Pantai Rupat merupakan potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata bahari.
Apalagi saat ini, infrastruktur jalan dan penyeberangan roro menuju Pulau Rupat sudah tersedia dengan baik.
Lebih lanjut Andi menegaskan, proses pembangunan butuh sinergitas antara provinsi dan kabupaten/kota.
Tak kalah penting ungkap Gubri, Kabuaten/kota harus berupaya sekuat tenaga menggait alokasi anggaran dari pusat (APBN) untuk membangun daerah ini.
Pada kesempatan itu, Gubri juga menyinggung tentang ‘kue’ porsi anggaran pembangunan di Provinsi Riau. Khusus untuk di Negeri Junjungan, alokasi porsi dari Provinsi Riau didominasi dari sektor pendidikan, tanpa menyebutkan besaran alokasinya.
Pada safari Ramadan itu, Gubernur Riau menyerahkan zakat, kepada amil zakat masjid Jami'.
Selanjutnya Ketua TP PKK Provinsi Riau, Sisilita didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis, Kasmarni juga menyerahkan santunan kepada 497 anak-anak yatim di Kecamatan Mandau. [rdi]