Riau Miliki RS Pusat Rehabilitasi Pecandu Narkoba Pertama di Sumatera

Jumat, 20 Mei 2016 | 00:00:03 WIB

Metroterkini.com - Riau saat ini memiliki Rumah Sakit khusus rehabilitasi pecandu narkoba dan yang pertama ada di Sumatera, setelah pusat rehabilitasi di Lido, Bogor, Jawa Barat atau ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta.

Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, yang meresmikannya di Rumah Sakit Lancang Kuning, sebagai pusat rehabilitasi mengaku ini merupakan yang pertama ada di Pulau Sumatera.

"Ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memerangi narkoba dan mewujudkan program rehabilitasi 100 ribu pecandu narkoba yang dicanangkan Presiden Joko Widodo," sebut Ayat, Kamis (19/5/16).

Pusat rehabilitasi ini menurut Ayat merupakan kerjasama antara Badan Narkotika Nasional dan RS Lancang Kuning. Kedua instansi ini sudah melakukan MoU pusat rehabilitasi bagi pecandu narkoba di Pekanbaru.

"Untuk sementara, tersisa 90 ruang khusus yang dapat menampung ratusan pecandu narkoba. Dalam waktu dekat, jumlah ruangan akan diperbanyak mencapai 120 ruangan sehingga dapat menampung lebih banyak penyalahgun narkoba," kata Ayat.

Sementara itu, Direktur Utama RS Lancang Kuning Drg Aznan Wahyudi menyebutkan, keputusan membuka ruangan khusus rehabilitasi pecandu narkoba merupakan kepedulian pihaknya terhadap banyaknya korban akibat narkoba tersebut.

"Dari yang disampaikan ada sekitar 150 ribu penyalahguna narkoba di Riau, sementara di Pekanbaru sendiri diperkirakan mencapai 20 ribuan orang," ujarnya.

Selama ini, pecandu narkoba menjalani rehabilitasi di Lido Bogor atau ke RSKO Jakarta. Di kedua lokasi itu, sudah bertumpuk pecandu atau sudah penuh.

"Untuk itu, kita bekerjasama dengan BNN Kota Pekanbaru berkomitmen untuk menyediakan ruangan dan fasilitas khusus guna memulihkan pecandu narkoba," jelasnya.

Menurut Aznan, biaya pecandu narkoba bisa memakai anggaran pribadi atau direkomendasikan melalui BNN untuk direhabilitasi secara gratis. [**]

Terkini