Gubernur Sulsel Terima Sumbangan Buku USAID PRIORITAS

Kamis, 18 Februari 2016 | 00:00:08 WIB

Metroterkini.com -  Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidrap ke-652 yang jatuh pada tanggal 18 Februari 2016 memiliki arti penting bagi pergerakan Sidrap menjadi kabupaten literasi. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Bupati Sidrap Rusdi Masse,  pada acara peringatan yang dihadiri oleh ribuan undangan terdiri dari beberapa bupati dan walikota Sulsel, anggota DPR RI dan DPRD, seluruh SKPD, camat dan berbagai elemen masyarakat.

Jamaruddin Koordinator USAID PRIORITAS Sulsel menyerahkan langsung buku tersebut ke Gubernur dan Handoko Widagdo, Penasehat Pengembangan Sekolah USAID PRIORITAS Jakarta kepada Bupati Sidrap, Rusdi Masse.

Pada acara yang digelar di Lapangan Kompleks SKPD Pemkab Sidrap tersebut,  Gubernur Sulsel juga meresmikan penggunaan mobil baca yang disumbangkan langsung oleh pemerintah pusat. Nantinya mobil baca tersebut akan berkeliling ke sekolah-sekolah dan taman taman baca di Sidrap membawa buku untuk dibaca baik oleh warga sekolah maupun masyarakat.

Gubernur Sulsel menyatakan pentingnya melaksanakanan pendidikan yang berkualitas, di antaranya lewat budaya baca. “Pendidikan berkualitas sangat penting, selain menjaga stabilitas pembangunan, juga untuk masa depan anak-anak kita, ” ujarnya.   

Sedangkan Bupati Sidrap, Rusdi Masse menyatakan apresiasinya yang besar terhadap dukungan USAID PRIORITAS  dalam menggerakan Sidrap menjadi  kabupaten literasi. “Saya sampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada USAID PRIORITAS dalam membantu mengembangkan budaya baca di Sidrap,” ujarnya.

Acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidrap juga dimeriahkan dengan penyerahan piagam bagi tokoh-tokoh berprestasi di Sidrap, tarian, drumband dan terakhir opera membaca.

Di hadapan gubernur dan undangan lainnya, lewat opera tersebut, ratusan anak-anak mengkampanyekan pentingnya budaya. Salah satu potongan ceritanya tentang siswa yang banyak pengetahuan karena banyak membaca. Mereka kemudian bersama-sama menyanyikan lagu pentingnya membaca.

Beberapa program juga telah dibuat oleh Dinas Pendidikan Sidrap untuk memulai gerakan ini, diantaranya membentuk tim budaya baca yang diketuai oleh Kepala Dinas Pendidikan Ibu Nur Kanaah, studi banding budaya baca ke Yayasan Literasi Indonesia di Bali, memilih sekolah-sekolah percontohan budaya baca dan lain-lain.

“Kita berharap kesadaran urgensi membaca menjadi kesadaran bersama di Sidrap ini. Ketika sadar pentingnya membaca,  mereka tidak tergantung pada siapapun untuk bergerak sendiri,” ujar Jamaruddin setelah menyerahkan buku ke Gubernur. [mustajib]

Terkini