Bupati Buka Deklarasi Bireuen Sebagai Kabupaten Pendidikan Inklusif

Kamis, 11 Februari 2016 | 00:00:11 WIB

Metroterkini.com - Bupati Bireuen Aceh, H Ruslan M Daud membuka secara resmi Deklarasi Kabupaten Bireuen sebagai Kabupaten Pendidikan Inklusif. Acara yang dilaksanakan dinas Pendidikan Kabupaten Bireuen kerja sama Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dilansungkan dihalaman Pendopo Bupati, Kamis (10/2/16). 

Dalam kesempatan tersebut Bupati Ruslan mengatakan secara umum serta amanat Undang-undang Dasar 1945 dan UU No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional dan UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. Status pendidikan semuanya sama, Ia juga menyampaikan terpilihnya Kabupaten Bireuen sebagai penyelenggara pendidikan Inklusif sangat beralasan karena Bireuen berhasil meraih prestasi peringkat 1 terbaik sebagai Kabupaten Penyelenggara pendidikan Iklusif tingkat Provinsi tahun 2014. Juara 2 terbaik Nasional dan Olimpiade Matematika tingkat SDLB/SLB Tahun 2014.

“Hal ini membuktikan bahwa Kabupaten Bireuen siap mendukung dan melaksanakan pendidikan inklusif demi pendidikan lebih maju dan berkualitas tanpa ada perbedaan bagi anak-anak kita semua,” ujar Bupati Ruslan.

Diakhir perkataan Bupati Ruslan juga mengatakan Pemerintah Kabupaten Bireuen mencanangkan Budaya Baca bagi generasi bangsa.

“Oleh karena itu saya menghimbau, marilah kita sama-sama merubah prilaku dengan menanamkan budaya gemar baca dan menjadikan membaca sebagai kebutuhan kehidupan sehari-hari,” ungkap Bupati Ruslan.

Deklarasi Kabupaten Bireuen sebagai Kabupaten Pendidikan Inklusif ini turut menampilkan sejumlah tarian saman, sedati dan tarian seni lainnya.

Hadir dalam acara tersebut Ketua LPPM UNS Surakarta Solo Subagya M,S,i, Kasie Evaluasi Direktorat PKLK Kemendikbud RI Siti Maratul Fadhlilah, Pimpinan USAID Prioritas Jakarta maupun Provinsi, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Drs. Hasanuddin Darjo, MM, Kabid PLBLS. (Pendidikan luar biasa dan luar sekolah) Dinas Pendidikan Aceh Zulkifli M Ali, Spd, MPd, Ketua PGRI Aceh Ramli Rasyid, Ketua Kobar GB Sayuti Aulia, Sekda Bireuen, Kepala Kementerian Agama Bireuen, unsur Forkompimda, para tokoh pendiri Bireuen, para guru yang ada di Bireuen serta sejumlah siswa. [tarmizi]

Terkini