Eks Anggota Gafatar Asal Riau Diperkirakan 200 Orang

Sabtu, 30 Januari 2016 | 00:00:10 WIB

Metroterkini.com - Pemulangan 13 anggota eks organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang dijadwalkan kemarin (29/1/16) terpaksa ditunda lagi. Pasalnya, masih dilakukan pendataan

ulang, karena ternyata jumlahnya bertambah.

"Mungkin lebih kurang 150 sampai 200 orang," kata Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Djati Witoyo Direktur Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Kepolisian Daerah (Polda) Riau kepada

riauterkinicom.

Disebutkan, pemulangan eks Gafatar yang 13 orang dilakukan menggunakan bus. Sementara sisanya yang jumlahnya ratusan orang, masih dikonsultasikan dengan Pemerintah Daerah (Pemda)

tempat asal mereka tinggal.

"Jika memungkinkan, kami meminta bantuan kapal Pelni. Dalam pemulangan idealnya, satu anggota kita mengawal 10 eks Gafatar," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau Syarifudin menyatakan bahwa jumlah eks anggota Gafatar hingga Jumat kemarin terdata lebih dari 140 orang.

"Jumlah ini kita prediksi semakin bertambah lantaran bakal ada gelombang lainnya akan tiba di Jakarta dari Kalimantan Barat," tuturnya.

Syarifudin sejak Rabu (27/1/16) lalu berada di Jakarta memantau pemulangan eks anggota Gafatar mengatakan pihaknya masih terus berusaha mendata jumlah eks organisasi terlarang tersebut.

"Data awal yang kita terima kan hanya 13 orang, tapi dalam dua hari jumlahnya terus bertambah," ungkapnya seperti dilansir dari riauterkinicom.

Ditambahkannya, dari ratusan orang eks Gafatar asal Riau tersebut, selain yang terdata sebagian besar orang dewasa, juga terdapat anak-anak. [**]

Terkini