Sungai Subayang Meluap, Tiga Kecamatan di Kampar Banjir

Sabtu, 30 Januari 2016 | 00:00:09 WIB

Metroterkini.com - Hujan deras yang turun beberapa minggu terakhir membuat Sungai Subayang terus meluap. Kondisi ini akan terus berlangsung beberapa hari ke depan, karena saat ini wilayah Kampar dan Pekanbaru hari ini masih turun hujan deras yang disertai petir.

Luapan air sungai yang memicu banjir terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten Kampar, termasuk Kecamatan Kampar Kiri dan Kecamatan Kampar Kiri Hulu yang menjadi dua wilayah yang paling parah terdampak banjir sejak kemarin, Jumat (29/1/16).

Sampai hari ini ada belasan desa yang berada jalur utama Simpang Rakik Gadang, Lipat Kain, Kampar kiri terosilir akibat badan jalan yang terendam banjir hingga sepinggang orang dewasa.

Desa-desa tersebut adalah Teluk Paman, Lubuk Simpur, Kuntu, Domo, Padang Sawah, Gema dan beberada desa lainnya.

“Hari ini banyak warga tak bisa ke Pasar Lipat Kain karena banjir di jalan," tutur salah seorang warga Teluk Pamang, Sabtu (30/1/16).

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar Santoso menyebutkan, bahwa pihaknya sejak kemarin sore sudah mengirim beberapa unit perahu karet untuk membantu aktifitas warga yang terganggu banjir di daerah tersebut.

“Tim sejak kemarin sore sudah turun ke lokasi membawa beberapa unit perahu karet. Kita terus membantu masyarakat korban banjir,” kata Santoso.

Menurut Kepala BNPBD Santoso, selain Kecamtan Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu, Kecamatan Gunung Sahilan juga terdampak banjir. Namun kondisinya tak terlalu parah. Banjir di dua tiga kecamatan tersebut bertambah parah karena Sungai Kuantan yang menjadi hulu dari Sungai Subayang juga sedang meluap.

Mengenai rumah warga yang terendam banjir, Sansoto menyebut jumlahnya ratusan. Rincinya, di Kelurahan Lipat Kain 120 unit, Lipat Kain Utara 30 unit, Lipat Kain Selatan 150 unit, Teluk Paman Timur 40 dan Tanjung Harapan 50 rumah. [**]

Terkini