Metroterkini.com - Musibah banjir yang melanda warga di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Kampar, saat ini masih butuh uluran tangan pemerintah daerah kabupaten Kampar, Riau.
Kepala BPBD Kampar Santoso, MPd saat di jumpain di ruang kerjanya, Senin (18/1/16) mengatakan, perubahan jumlah rumah warga yang terkena banjir untuk saat ini, ada sekitar 9 desa, yaitu Kecamatan Bangkinang Kota 1 desa, korban rumah warga ada sekitar 30 kepala keluarga, kecamatan Kampar ada 6 desa atau 1.345 Kepala Keluarga, Kecamatan Kampar Utara 4 desa, 888 Kepala Keluarga, Kecamatan Rumbio Jaya ada 4 desa atau 460 Kepala Keluarga, Kecamatan Kampar Timur 4 desa atau 621 Kepala Keluarga, Kecamatan Tambang, 6 desa aatau 1590 Kepala Keluarga, Kecamatan Siak Hulu 4 desa atau 337 Kepala Keluarga, Kecamatan Bangkinang ada 1 desa, 50 Kepala Keluarga, Kecamatan Perhentian Raja, 1 desa atau 97 Kepala Keluarga, Kecatan Tapung Hulu, ada 1 desa, 200 Kepala Keluarga.
Dari data keseluruhan yang diperoleh dari BPBD Kabupaten Kampar hingga hari ini, Senin (18/1/16) total 5.909 Kepala Keluarga yang saat ini tempat tinggal mereka terendam banjir.
Tambahnya Santoso lagi, untuk korban meninggal dunia, ada 1 orang warga di Danau Bingkuang Kabupaten Kampar karena terseret arus, hingga saat ini tim SAR Kabupaten Kampar masih melakukan pencaharian di lokasi kejadian.
Untuk bantuan BPBD Propinsi Riau mengirim 1 unit perahu karet serta mensin 40 PK, 1 unit mobil tanggap darurat. Sedangkan untuk sembako ada 100 paket, sementara bantuan dari BPBD Kabupaten Kampar sendiri, saat ini persiapkan sandang dan pangan di pos-pos tenda darurat di lokasi dan untuk sembako juga ada 50 paket.
Ia juga menambahkan, kepada masyarakat khususnya yang berdomisili di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Kampar agar selalu waspada dan berhati-hati, karena cuaca saat ini curah hujan tengah tinggi. "Kita tidak prediksi, bisa melihat cuaca curah hujan yang semakin tak menentu," ungkapnya. [ali]