Air PLTA Meluap, BPBD Kampar Minta Masyarakat Waspada

Ahad, 17 Januari 2016 | 00:00:10 WIB

Metroterkini.com - Debet air bendungan PLTA Kota Panjang, Kampar Riau semakin tinggi sehingga rawan terjadinya luapan yang mengakitkan banjir dadakan dialiran sepanjang Sungai Kampar. Saat ini beberapa kecamatan di Kabupaten Kampar Riau terendam dan ada warga yang arus Sungai Kampar.

Kepala BPBD Kampar, Santoso saat di konformasi mengaku, ada beberapa kecamatan saat ini terendam oleh air Sungai Kampar, akibat pembukaan pintu waduk PLTA Koto Panjang. Ia mengatakan  bencana banjir terjadi sejak Jumat (15/01/16) malam sekitar pukul 23.00 WIB yang terjadi disepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Kampar, Riau.

Tambahnya lagi, ketinggian air di perumahan warga rata rata 50-80 cm. Dari data yang sudah diperoleh oleh Tim BPBD Kampar, saat ini daerah yang terencam luapan PLTA Koto Panjang yaitu kecamatan Bangkinang Kota, Kelurahan Langgini 30 kepala keluarga (KK), Kecamatan Bangkinang, Desa Pulau Lawas ada 50 Kepala Keluarga (KK), Kecamatan Kampar, Desa Simpang Kubu, 200 Kepala Keluarga (KK), Desa Batu Belah, 273 Kepala Keluarga, Desa Tanjung Rambutan, 128 Kepala Keluarga (KK), Desa Penyasawan, 220 Kepala Keluarga (KK), Desa Pulau Sarak, 50 Kepala Keluarga (KK).

Untuk Kecamatan Kampar Utara, Desa Kampung Panjang, 305 Kepala Kelurga (KK), Desa Sendayan, 137 Kepala Keluarga (KK), Desa Sawah, 360 Kepala Keluarga (KK), Desa Sei Jalau, 86 Kepala Keluarga (KK), Desa Rumbio Jaya Desa Alam Panjang, 160 Kepala Keluarga (KK), Desa Pulau Payung 200 Kepala Keluarga (KK), Desa Teratak, 50 Kepala Keluarga (KK), Desa Sei Petai 50 Kepala Keluarga (KK).

Sementara untuk saat ini pemerintah Daerah Kabupaten Kampar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kampar, telah mendirikan tenda darurat sebanyak 2 unit di Desa Tanjung Rambutan dan Desa Rumbio Kecamatan Kampar.

Terkait material dan kerugian masyarakat hingga saat ini, belum bisa diperkirakan. "Kita himbau kepada masyarakat, agar selalu waspada apabila ketinggian air semakin bertambah diharapkan cepat menungsi ketempat yang lebih tinggi dan menanfaatkan tenda darurat yang disediakan BPBD," ungkapnya.

Ditambahkan lagi, saat ini curah hujan yang semakin tinggi melanda wilayah hulu Sungai Kampar, "Jadi warga harus selalu waspada," imbuhnya. [ali]

Terkini