Naila Fitria, Ingin Wujudkan Kohati Berkualitas Insan Cita

Ahad, 29 November 2015 | 00:00:11 WIB

Metroterkini.com - HMI saat ini masih melangsungkan kongres ke-29 di Pekan Baru, Riau. Kongres yang dimulai 22 November 2015 ini berjalan dengan khidmat meski tidak sedikit hambatan yang menjadi tantangan tersendiri untuk diselesaikan. Pelaksanaan kongres ini sudah tentu dibarengi dengan Munas Kohati yang merupakan agenda dua tahunan dari Kohati, organisasi semi otonom dari HMI.

Kohati yang mempunyai fungsi sebagai bidang pemberdayaan perempuan dan yang memiliki target untuk meningkatkan respon dan partisipasi yang proaktif dalam merespon permasalahan HMI-wati pada khususnya dan perempuan pada umumnya menuju terciptanya masyarakat adil makmur ini mempunyai peran penting bagi HMI-wati. Sehingga kohati harus senantiasa jaya sebagai pengawal panji Islam.

Naila Fitria, salah satu kandidat Ketua Umum Kohati PB HMI, mengatakan, "Kohati tidak dapat dilepaskan dari fungsi HMI yakni sebagai organisasi perkaderan, sehingga perlu adanya optimalisasi fungsi internal Kohati sebagai bidang pembinaan kader HMI-watu menuju muslimah berkualitas insan cita. Mengedapankan sisi akademis, pencipta, pengabdi, yang bernafaskan Islam, dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridlai Allah SWT. Optimalisasi perkaderan tersebut agar Kohati senantiasa bisa menjadi agen perubahan."

Perempuan ini memang mungil namun memiliki semangat yang tinggi. Ia memiliki perhatian yang besar kepada HMI pada umumnya dan Kohati pada khususnya. Sehingga dengan niat tulus mengabdi, derap langkah pasti, yakin Tuhan restui, ia mantap untuk mencalonkan diri pada Munas Kohati ke-12 ini.

"Menjadi seorang pemimpin merupakan tanggung jawab dan amanah yang memang tidak ringan. Namun dengan niat tulus mengabdi, saya yakin dan mantap untuk mencalonkan diri sebagai kandidat Kohati PB HMI di Munas ke-12," jelas Naila, Minggu (29/11/15)

Perempuan kelahiran 8 Mei 1991 ini menjadi sorotan tersendiri. Usianya memang terbilang lebih muda dibanding dengan kandidat lainnya namun kemampuan organisasinya tidak diragukan, pahit-manis yang dijalaninya selama menjalani proses organisasi telah menjadikannya matang.

Kandidat dengan nomor urut 5 dan mempunyai jargon "Kohati Solid" ini juga memiliki misi membangun sinergitas pembinaan Kohati dengan HMI melalui proses perkaderan. Karena perkaderan merupakan sebuah wadah untuk menghasilkan kader-kader militan yang senantiasa berupaya untuk mewujudkan tujuan dari HMI. Namun untuk mewujudkan muslimah yang berkualitas insan cita tidak hanya membenahi bidang internal, memperbaiki bidang eksternal untuk meningkatkan kepekaan Kohati pada isu-isu keperempuanan juga sangat penting. Karena ini adalah salah satu indikasi bahwa Kohati adalah insan akademis. [Ulfiana]

Terkini