Polda Riau Jemput Paksa Dua Mantan Pimpinan BNI 46 Pekanbaru

Polda Riau Jemput Paksa Dua Mantan Pimpinan BNI 46 Pekanbaru

Metroterkini.com - Penyidik Subdit II Ditreskrimsus Polda Riau menetapkan dua tersangka baru atas kasus korupsi kredit fiktif Rp40 miliar. Tersangka ialah Ahmad Fauzi dan Mulyawarman Muis yang merupakan Pimpnan Bank BNI 46 regional Sumbar, Riau dan Kepri. 

Penjemputan paksa tersebut dilakukan di Bekasi dan Bogor, Jawa Barat, Rabu (24/9/14). "Kita melayangkan Surat Pemanggilan disertai Surat Perintah Dibawa Paksa," ungkap Direktur Reskrimsus Kombes Pol Yohanes Widodo melalui Kasubdit II AKBP Andi Rifai, Kamis (25/9/14). 

Kedua tersangka tersebut disangkakan melanggar Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman pidana penjara selama-lamanya 20 tahun penjara. 

Saat ditanyai riauterkini.com, Kasubdit II membenarkan bahwa kedua tersangka dijemput untuk ditahan. Hingga berita ini dituliskan, anggota masih dalam perjalanan membawa tersangka ke Mapolda Riau. "Surat penahannya sudah disiapkan. Nantinya, tersangka akan menghuni Rutan Polda Riau," ungkap Kasubdit. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Esron Napitupulu meminjam uang Rp40 miliar ke Bank BNI 46. Esron yang kini berstatus terdakwa itu meminjam uang dengan agunan fiktif. Sementara tiga orang pimpinan BNI 46 sebelumnya divonis 9 tahun. [mal-din]

Berita Lainnya

Index