Warga Minta Proyek Turap Sungai Senerak Ditunda

Warga Minta Proyek Turap Sungai Senerak Ditunda

Metroterkini.com - Karena menghalangi akses ke lahan atau tanah milik masyarakat, warga Desa Sebauk Kecamatan Bengkalis, Thamrin meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkalis, menghentikan atau menangguhkan pekerjan proyek turap sungai Senerak Desa Sebauk.

Kepada sejumlah wartawan, Thamrin mengatakan, proyek turap sungai Senerak masuk dalam anggaran tahun 2014. Sebelumnya, di sungai tersebut sudah dibangun turap.

Pada prinsipnya Thamrin ia mendukung pembangunan turap tersebut, karena akan membuat jalan lebih baik. Namun, ia mempersoalkan bangunan turap yang terlalu tinggi, sehingga mengganggu akses ke lahan warga.

“Kalau seperti ini proses pembangunannya ya tidak solusi namanya. Demi jalan dan alur sungai lancar tapi mengorbankan warga pemilik lahan di kanan kiri jalan. Makanya kami minta proyek ini distop dulu, dicari solusi terbaik agar tidak ada pihak yang dirugikan,” kata Thamrin.

Ia meminta  turap yang menghalangi akses ke tanah warga dibuat jalan atau tidak ditinggikan, sehingga pemilik lahan bisa membuat jembatan. 

“Saya sudah cuba tawarkan solusi seperti itu, sayangnya PPTK dan Kadis PU tidak pernah mengangkat telpon saya,” keluhnya.

Jika dilihat dari kondisi turap yang sudah dibangun sebelumnya, sebetulnya kata Thamrin sudah cukup memadai. Jadi tidak perlu lagi turap tersebut ditinggikan. 

“Yang ada sudah tinggi kok ditambah tinggi lagi, sulitlah mau nyeberang ke tanah kami,” ungkap Thamrin.

Thamrin menegaskan, sebagai warga Sebauk, dirinya tidak ingin menghalang-halangi pekerjaan pembangunan yang sedang dilakukan pemerintah, asal masyarakat tidak dirugikan atas pembangunan tersebut. 

“Makanya saya ingin temui PPTK atau Kadis PU berharap ada solusinya,” sebut Thamrin lagi.

Sementara itu Kadis PU Bengkalis, HM Nasir belum bisa dikonfirmasi, Kamis siang mengatakan, akan menyesuaikan turap tersebut dengan kondisi dilapangan. 

"Kita akan sesuaikan pembangunan turap tersebut dengan kondisi lapangan. Intinya, pembangunan turap itu tidak mengganggu masyarakat, tapi sebaliknya," kata HM Nasir. [rdi]

Berita Lainnya

Index