Dugaan Pencabulan Annas Maamun, Dewan Diminta Tanggap

Sabtu, 06 September 2014 - 00:00:17 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Reratusan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Riau dan BEM Universitas Riau menyambut anggota DPRD Riau dengan demo. Mahasiswa mendesak anggota dewan yang baru dilantik priode 2014-2019 untuk tanggap dalam menyikapi soal dugaan pencabulan yang dilakukan gubernur Riau, Annas Maamun kepada sejumlah wanita.

Pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau yang berlangsung, Sabtu (6/9/14) yang juga dihadiri Gubernur Riau, Annas Maamun yang diwarnai aksi demo meminta kepada anggota DPRD Riau yang baru dilantik untuk menanggapi isu tentang pelecehan seksual yang dilakukan Gubernur Riau (Gubri).

Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Aktivis Rakyat Riau, terdiri dari HMI dan BEM Unri ini melakukan orasi di pintu masuk gerbang Gedung DPRD Riau, dengan koordinator, Ahmad Efendy Siregar. 

"Kita meminta agar anggota DPRD yang baru menyelesaikan isu tentang pelecehan seksual yang dilakukan oleh Gubernur Riau. Panggil saja Annas Maamun itu. Karena isu itu telah meresahkan masyarakat," seru demonstran yang dikawal ratusan personil Polresta Pekanbaru itu. 

Mereka juga mendesak agar dewan menyelesaikan konflik yang terjadi di seluruh kabupaten provinsi Riau, meminta kebijakan khusus untuk peningkatan pendidikan di Riau, meminta untuk terbuka tentang anggaran, jika tuntutan ini tidak diindahkan maka kami akan turun kembali. dengan masa yang lebih besar. 

"Karena wakil rakyat dippilih untuk itu. Bukan untuk diam dan menjadi koruptor," seru massa. 

Sekitar satu jam berorasi di depan gerbang, massa kemudian membubarkan diri secara tertib. Tidak ada aksi anarkis yang dilakukan saat orasi berlangsung. [mal-din]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT