Benarkah Facebook Bikin Wanita Tambah Stres

Rabu, 08 Desember 2010 - 01:59:17 WIB
Share Tweet Instagram

Situs jejaring sosial seperti Facebook diyakini membuat wanita di era digital semakin bertambah stres. Survei yang dilakukan Cenovis Chill Pill, perusahaan Farmasi Australia menunjukkan bahwa Facebook memberikan kontribusi bagi tingkat stres seseorang dan wanita adalah korban paling banyak. Menurut survei Cenovis Chill Pill, 63 persen responden merasa jejaring sosial memberikan kontribusi terhadap tingkat stres. "Sebanyak 37 persen merasa sangat stres gara-gara Facebook, sehingga mereka harus segera membalas pesan, atau komentar secara cepat," tulis survei tersebut seperti dilansir Newscom, Rabu (8/12). Sementara, 13 persen responden merasa mereka harus segera mengupdate statusnya di Facebook. Survei dilakukan terhadap 420 orang warga Australia berusia 18 tahun ke atas. Seorang responden, Nikkita Venville yang juga merupakan seorang mahasiswi Fakultas Hukum di sebuah perguruan tinggi Australia tersebut mengatakan, memang ada sedikit tekanan akibat Facebook. Misalnya, bagaimana dirinya harus membuat sebuah status yang lucu dan mengundang banyak tombol 'like' dari kawan-kawannya. Venville mengatakan ia merasa 'keluar dari kehidupan sosial' jika dia tidak memeriksa atau menanggapi pesan di Facebook secara teratur. "Anda harus selalu tahu apa yang terjadi," katanya. Ketiga, kemerdekaan pers menjamin tersedianya ruang publik yang sangat penting bagi terjadinya pertukaran di antara berbagai ide, aspirasi, dan kepentingan yang berkembang dalam masyarakat. Keempat, kemerdekaan pers menyediakan akses kepada publik untuk secara aktif terlibat dalam proses perumusan kebijakan publik yang menentukan nasib mereka. Dan, kelima, kemerdekaan pers memberi penguatan pada gagasan pengawasan kekuasaan pada umumnya, dan keseimbangan di antara pilar-pilar demokrasi pada khususnya.


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT