Kenapa Minyak Tanah Subsidi Mencapai Harga 7000 Rupiah

Selasa, 09 November 2010 - 08:12:48 WIB
Share Tweet Instagram

Mengapa Minyak Tanah Subsidi Melambung Tinggi Di Riau. Menidak lanjuti Langkanya Minyak Tanah di berbagai daerah di Riau, Tim Infestigasi metroterkini.com (MTC) mencoba menelusuri Kenapa Minyak tanah Subsisdi Bisa langka Dan Kenapa harganya bisa Mencapai 7000 per Liter, untuk lebih akuratnya penelusuran ini, tim MTC menelusrinya selama Satu Minggu penuh untuk menapak kemana larinya minyak yang sangat di perlukan oleh masyarakat Kalangan menegah ke bawah ini. Kenapa Minyak tanah Subsidi langaka, Siapakah yang mebuat minyak ini langka, dan siapa yang banyak merauk keuntungan oleh minyak tanah ini, mari ikuti perjalanan tim selama beberapa edisi, kami akan sajikan seakuratnya kepada pembaca kenapa ini terjadi. PEKANBARU [metroterkini.com] - Ketika pagi tiba ayam mulai berkokok, di susul suara azan mengema keudara, ini adalah Hari pertama tim MTC memulai penelusuranya Senin (1/11), pertama-tama tim menuju Agen yang ada di Pekanbaru, dari Empat agen yang ada ini terungkap mereka menyalurkan minyak tanah subsidi ini, keberbagai Pangkalan minyak tanah Diseluruh desa Di Prov Riau, Empat agen ini adalah, Agen Tanwir Ayang, Agen H. Oman, Agen Latifa Ismail, dan Agen Nazarudin Yahya. Dari ke empat agen ini setelah kami wancarai satu persatu, belum ada nampak penyelewengan secara kasat mata, mereka mengaku penyaluran minyak tanah Subsidi sudah sesuai dengan aturan yang di tentukan oleh pihak, BP. Migas. "kami sudah salurkan Minyak tanah Subsidi sesuai Auran BP. Migas," Ujar salah Agen Bernama H. Oman, Kepada MTC, Senin lalu. (Awal penelusuran MTC di Pekanbaru) Namun menurut laporan masyarakat, dari keempat Agen ini ada yang bermain mengeruk keuntungan dari penjualan minyak Tanah Susidi ini, mereka bermain dengan cara membuat Pangkalan Siluman di Setiap Kecamatan di Prov Riau, pangkalan ini biasanya di tunggui oleh Orang upahan yang di gaji sebesar satu juta rupiah setiap bulannya. Biasanya jatah minyak tanah ini di salurkan sebanyak 2 tangki ke pangkalan tersebut, dari dua tangki ini, agen bisa di untungkan sebesar 10 juta Rupiah bersih kekantong masing masing agen. Modusnya pangkalan ini di suplai oleh agen dengan harga 2700 Rupiah per Liter, setelah tangki selesai membongkar minyak maka pangkalan ini menjual kepada masyarakat sebesar 4000 rupiah per liter, Jadi pangkalan milik agen ini mendapat keuntungan sebesar 1300 per liternya, kalikan satu tangki 5000 liter, maka satu tangki agen bisa merauk keuntungan 4,5 juta rupiah. Sebenarnya minyak ini di jual di pangkalan sebesar, 2700/ liter, dari penjualan sebesar ini agen sudah di untungkan sebesar 300 rupiah perliter, belum lagi dari hasil pengangkutan biasanya agen juga mendapatkan Hasil sebear 300 rupiah pula per Liter, bisa nada bayangkan dari hasil yang resmi saja Agen ini sudah di untungkan sebesar 600 Rupiah per liter, nah kalau dikalikan 30 tanki kali 5000 liter maka Puluhan Juta rupiah setiap Bulanya. Dari hasil kesimpulan pertama penelusuran ini, yang menyebabkan minyak ini bisa melonjak mencapai harga 7000 per liter, itu di mulai dari agen yang nakal, di duga hampir semua agen yang ada di Pekanbaru nakal. Hari pertama penelusuran kami berakhir, kamipun pulang kerumah dengan seribu pertanyaan di dalam Pikiran, Kenapa pemerintah dalam hal ini mebiarkan penyelewengan ini terjadi, Untuk mengetahui siapa lagi yang menyebabkan minyak tanah ini mencapai 7000 rupiah perliter, mari ikuti penelusuran kami selanjutnya. Bersambung SopirPun ikut meyebabkan Harga Minyak tanah Subsidi melambung Tinggi.


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT