Polisi Tangkap Tiga Bandar Togel Antar Kabupaten

Rabu, 03 November 2010 - 17:48:49 WIB
Share Tweet Instagram

TEMBILAHAN [metroterkini.com] – Tim gabungan anggota Buser Polsek Kota Tembilahan telah berhasil menangkap dua orang bandar judi togel yang selama ini menjadi bandar di Tembilahan. Mereka adalah Yang Hui alias Rosmita, dan Tsong Mepong alias Ahuan. Menurut pengakuan Hui alias Rosmita, dan Tsong Mepong alias Ahuan, keduanya menyetorkan omset penjualan togel kepada Ayong Warga Pekanbaru. Setelah berkordinasi dengan Polresta Pekanbaru, Ayong alias Rusli berhasil ditangkap dan di bawa ke Mapolres Inhil. Berdasdarkan dari laporan masyarakat, Yang Hui warga Jalan Jendral Sudirman Tembilahan, dan Tsong Mepong warga Jalan Hasan Gani Tembilahan akhirnya berhasil ditangkap dirumahnya masing-masing. Itupun setelah polisi melakukan pengintaian selama lebih kurang satu minggu. “Mereka berhasil kita tangkap setelah anggota melakukan pengintaian selama satu minggu” Ujar Kapolres Inhil AKBP Tri Julianto Djatiutomo, kepeda metroterkini, Rabu (03/11) di ruang kerjanya. Dari keduanya polisi berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 2 juta 950 Ribu, satu unit sepeda motor vario warna hitam, mesin fax, kertas rekap, 2 unit telpon genggam dan berbagai peralatan judi togel lainya. Djatiutomo menambahkan, setelah dilakukan pengembangan, keduanya tersangka Yang Hui alias Rosmita, dan Tsong Mepong alias Ahuan mengaku menyetorkan omset penjualan judi togel tersebut kepada salah seorang warga pekanbaru yang bernama Ayong alias Rusli. Setelah Kepolisian dari Polres Inhil melakukan kordinasi dengan pihak Polresta Pekanbaru, Ayong pun berhasil ditangkap di kediamannya di Jalan Diponegoro Regenci, Pekanbaru. Setelah berhasil ditangkap, Ayong alias Rusli beserta barang buktinya, satu buku rekening atas nama Rusli, mesin fax, dan kertas rekap langsung di kirim ke Mapolres Inhil. Untuk pengembangan kasus ini lebih jauh, Kini ketiga tersangka bandar togel beserta barang buktinya telah di amankan di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Inhil. “Ketiga tersangka ini akan kita jerat dengan Pasal 303 tentang perjudian, dan akan di ancam dengan hukuman penjara, maksimal 10 Tahun,” Ujar Djatiutomo mengakhiri .***mtc/Lol


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT