SLI: Hanya 5 Partai untuk Pemilu 2014

Jumat, 15 Oktober 2010 - 00:01:28 WIB
Share Tweet Instagram

JAKARTA [metroterkini.com] - Perilaku pemilih mengalami perubahan yang cukup signifikan menjelang satu tahun pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) - Boediono. Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan masyarakat hanya ingin lima partai yang bertarung di Pemilihan Umum (Pemilu) 2014. Survei yang dilakukan sejak September-Oktober 2010 ini menunjukkan sebesar 73,8 persen dari 1000 responden menilai jumlah partai sekarang ini terlalu banyak. Sedang 59,8 persen pemilih mengharapkan hanya lima partai yang bertarung di pemilu 2014 mendatang. "Bagaimana caranya? Ada pembatasan melalui syarat pendirian partai," kata peneliti senior LSI, Barkah Pattimahu, di Jakarta, Kamis 14 Oktober 2010. Menurut Barkah, meminimalisir sistem kepartaian ini membuat politik Indonesia lebih stabil. "Pemain partai di parlemen berkurang yang berakibat makin mudahnya negosiasi mendapatkan suara mayoritas," kata dia Demokrat dan Golkar, kata Barkah, punya dukungan lebih tinggi dari pemilihan tahun 2009 lalu. Keduanya bersaing ketat untuk meraih peringkat satu dalam pemilu mendatang."Sementara PDIP membayangi keduanya," jelas Barkah. Hal tersebut bisa ditengarai dari meningkatnya pemilih Golkar dan Demokrat. Survei LSI juga menyebutkan bahwa tahun ini ada kenaikan yang cukup kentara sehingga Demokrat dan Golkar bersaing cukup ketat. Barkah memaparkan dukungan untuk Partai Demokrat meningkat dari 20,9 persen menjadi 26,1 persen. Sementara Partai Golkar dari 14,5 persen jadi 17,8 persen. Angka tersebut berdasar hasil pemilihan umum tahun 2009. "Kenaikan dua partai ini melampaui margin error sebesar 3,2% persen," jelas Barkah. Sementara partai yang relatif stabil adalah PDIP dan Partai Amanat Nasional. Sementara pemilih partai lainnya, seperti PKS, PPP, PKB, Gerindra, dan Hanura, diprediksi akan menurun setelah satu tahun pemerintahan SBY-Boediono.**/hs/vvn


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT