Terdakwa KONI, Pimpin Paripurna Istimewa DPRD Pelalawan

Selasa, 12 Oktober 2010 - 14:23:47 WIB
Share Tweet Instagram

PELALAWAN [metroterkini.com] - Terdakwaa Kasus KONI Pelalawan, H. Agsutiar, Se, Memimpin Sidang paripurna DPRD, Peringati HUT Pelalawan yang ke Sebelas (11), Walau sudah di Protes sejumlah Anggota Dewan, namun sidang ini berlangsung Sukses. Sebelum sidang akan di laksanakan, Tiga praksi, telah menyampaikan keberatannya, Agar pimpinan sidang di ganti dengan wakil Ketua DPRD Pelalawan, Kasyadi atau Ikmal, namun mengingat marwah pelalalwan sidang ini akhirnya di lanjutkan dan di pimpin Agustiar yang tersangkut Kasus Penggelapan Ratusan Juta Dana KONI Pelalawan. Hadir dalam sidang ini, Wakapolres, Pelalawan dan Kajari Pelalawan Isrofi. SH. Selesai Sidang Paripurna ini Kajari Pelalawan Isrofi, SH, Mengaku Telah memperingati Agustiar, Namun sidang tersus berlanjut, Isrofi mengaku akan mengkordinasikannya ke dalam tim penyidik Kejaksaan, Agar terdakwa bisa melenggang bebas, melakukan kegiatan pemerintahan. Sementara itu Anggota DPTD Pelalawan, yang berasal dari Partai demokrat, Monang Pasaribu. mengaku seharusnya Seorang terdakwa tidak Boleh memimpin sidang, apalagi untuk mengambil keputusan. "Seorang terdakwa, seharusnya tidak boleh ikut memimpin sidang terhormat, apalabi untuk mengambil kepututusan," Tukas Monang di sela-sela sidang paripurna Selasa (12/10) di gedung DPRD Pelalalwan. Walau Dalam Setiap Anggota DPRD Pelalawan, berlainan Penafsiran dalam maslah ini, namun mereka sepakat untuk tidak akan Mengulangi lagi, kecerobohan serupa. Dalam Sidang paripurna ini, terungkap Selama 11 tahun usia Kabupaten Pelalalwan telah melahirkan, 189 Perda, dan Perda ini diharapkan bisa mengawasi kinerja Pemerintah Pelalawan, Agar bisa meningkatkan Pembangunan Daerah. Juga dalam usia yang sudah cukup matang ini yakni 11 tahun, Kemajuanpun selangkah telahg lebih maju dari Kabupaten tetangga, Seperti Kabupaten Siak, Rohil, Rohul, Kuansing, namun Pemerintah Kabpaten Pelalawan, harsu mengakui kekurangan di bidang Inpra Strutur, dan memiliki penduduk miskin yang masih tersebar di 44 desa tertinggal.***/Bas


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT