Pakai 'Earphone', Buruh Garmen Tewas Disambar Kereta

Selasa, 03 Desember 2013 - 00:00:21 WIB
Share Tweet Instagram


Seorang buruh pabrik garmen PT Sandang Asia Maju Abadi, Semarang, Dian Puji Lestari tewas tersambar kereta saat hendak berangkat kerja. Kecelakaan terjadi di proyek rel ganda yang baru saja diaktifkan di RT 04/01, Randugarut, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Selasa (3/12/2013).

Dian yang sedang berjalan kaki sekira pukul 6.30 wib, diketahui mengenakan 'earphone'. Dia tetap menggunakan alat itu saat menyeberang melintasi rel ganda.

"Lalu ada kereta lewat sudah membunyikan klakson. Saya juga sudah teriak 'mudhun-mudhun (turun turun)'. Tapi tetap keserempet dan ngglundung (terguling)," kata saksi mata, Tulus (88) di lokasi.

Warga Karangwelang anyar RT4/2, Cepiring, Kabupaten Kendal itu pun tewas seketika. Tulus menduga, Dian tidak tahu bahwa rel ka yang baru dibangun itu sudah digunakan. "Makanya, ketika mendengar klakson dari kereta, dipikirnya keretanya lewat di rel lama," kata Tulus lagi. Tulus bercerita, di kawasan rel depan rumahnya memang sering terjadi kecelakaan. Paling tidak dalam setahun sekali, ada orang meninggal karena terserempet kereta. Sudah puluhan tahun Tulus mengaku menyaksikan dengan mata kepala sendiri.

Kepala Unit Reskrim Polsek Tugu, AKP Ali Santoso memastikan korban meninggal seketika dengan luka di kepala dan tangan kiri patah. Ia membenarkan, korban terserempet kereta di rel yang baru diaktifkan. "Kemungkinan tidak tahu kalau sudah aktif," kata Ali.


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT