Pekanbaru Rancang TPA Sampah di Kawasan Terisolir

Pekanbaru Rancang TPA Sampah di Kawasan Terisolir

Metroterkini.com - Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertanaman kota Pekanbaru kedepannya akan pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) No 8 tahun 2014 secara penuh. Hal yang paling utama yakni pengamanan lokasi TPA yang akan ditutup untuk umum, hanya petugas DKP dan orang-orang tertentu saja yang bisa masuk ke lokasi tersebut. 

"Lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) kota Pekanbaru akan dijadikan wilayah tertutup untuk umum, jadi mulai dari petugas DKP, Rekanan dan Pemulung yang sehari-hari membuang sampah disana dan bekerja disana wajib melapor dan meminta izin ke DKP," jelas Sekretaris DKP Pekanbaru, Hazli, Rabu (04/03/15). 

Dikatakannya, saat ini pihak DKP sedang gencar-gencarnya melakukan sosialisasi kepada seluruh rekanan atau pihak ketiga, para Pemulung yang ada dilokasi tersebut untuk tertib dan taat pada aturan yang tertuang dalam Perda No 8 tahun 2014. 

"Berdasarkan Perda tersebut, Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Pekanbaru memegang penuh tanggung jawab kebersihan kota Pekanbaru. Mulai dari kota hingga ke tempat pembuangan akhir," jelasnya. 

TPA yang tertutup untuk umum, karena lokasinya sangat berbahaya. Disana banyak virus, zat yang mudah terbakar dan dampak negatif lainnya. Jadi jika orang yang ada disana tidak memiliki pengamanan yang standar tentu akan sangat beresiko. 

"Maka dari itu hanya orang tertentu saja yang boleh masuk," singkatnya. Kemudian, diakuinya dengan adanya larangan pemulung masuk tentu akan mematikan mata pencarian pemulung, tapi solusi selalu ada, pihaknya akan menetapkan persyaratan kepada pemulung jika ingin masuk. [rtc]

Berita Lainnya

Index