Pemkab Rohil Lindungi Generasinya dari Jajanan Tidak Sehat

Pemkab Rohil Lindungi Generasinya dari Jajanan Tidak Sehat

Metroterkini.com - Pemkab Rohil berkomitmen melindungi generasi mudanya terutama siswa-siswi dari jajanan yang tidak sehat dan melemahkan otak, apalagi tidak halal. Sebab saat ini banyak makanan yang tidak memenuhi syarat kesehatan atau tidak Islami dalam proses produksinya, seperti label halal MUI. Para pedagan yang tidak memperhatikan hal tersebut boleh diusir dari pekarangan sekolah.

Perlidungan tersebut kerjasama dengan Pemerintah Pusat dan sudah ada SK Bupatinya. Menurut Bupati Rohil, Suyatno melalui Asisten Ekonomi Pembangunan Hasrial, Sabtu (17/1/15) saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Al Asasiyyah, Bagansiapiapi. 

Jajanan yang beredar di sejumlah sekolah di Rokan Hilir saat ini menurut Hasrial dan sudah dinikmati murid-murid, ada indikasi mengandung bahan yang melemahkan otak, sehingga murid menjadi tidak cerdas. 

“Bekerja sama dengan Pendidikan (Dinas Pendidikan, red), yang tidak memenuhi syarat kesehatan, yang melemahkan otak, itu dimakan oleh anak-anak kita ini,” ungkapnya prihatin, yang pernah menjabat Kepala Badan Ketahanan Pangan.  

Bahkan Hasrial meragukan kehalalalnya, karena proses pemotongan tak Islami dan sudah ada peringatan dari MUI Pusat, bagi yang beragama Islam. “Tidak disembelih, hidup-hidup, masuk semua,” katanya. 

Di samping proses penyembelihan tidak Islami, pengawet yang ada pada daging jajanan tersebut bisa menyebabkan penyakit kanker. Sehingga ia memerintahkan kepada guru untuk menanyakan asal usul makanan yang dijual sejumlah gerobak, lihat sanitasi, kesehatannya, kalau tidak sesuai, silakan usir saja.[**tris]

Berita Lainnya

Index