Semakin Dikagumi Batu Bio Solar Harganya Semakin Mahal

Jumat, 16 Januari 2015 - 00:00:07 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Saat ini, batu Idocrase solar Aceh kian dilirik penggemar di seluruh penjuru tanah air. Sampai-sampai harga batu yang berasal dari tanah Serambi Mekkah itu semakin mahal.
“Batu Idocrase solar Aceh semakin diminati pengemar batu cincin, sehingga harga batu cincin tersebut semakin mahal,”ujar Hendro, salah seorang pedagang batu alam di kota Banda Aceh.
Menurutnya, meskipun harga semakin mahal, tapi batu Idocrase solar terus diburu oleh para penggemar batu cincin di Aceh maupn di Indonesia. “Saat ini masyarakat mulai suka memakai batu cincin sebagai hiasan di jarinya,” terangnya.

Hendro memberikan rincian, harga batu cincin solar untuk ukuran besar dengan kualitas baik bisa dijual mencapai Rp.10 juta hingga Rp.15 juta perbutirnya. “Kalau lebih besar dan kualitasnya makin bagus, harganya semakin mahal,”jelasnya.

Ia juga menjelaskan, kalau kualitas batu cincin solar tidak ada kotoran didalamnya, jernih, bergiwang dan bersih itu pertanda kualitasnya bagus, tapi kalau di dalamnya ada kotoran maka batunya kurang berkualitas dan harganya pun murah.

Naiknya harga batu Idocrase solar Aceh sejak batu jenis solar menang pada kontes IGS beberapa waktu lalu di Jakarta, sehingga harganya terus melambung naik, dan semakin sulit untuk mendapatkannya.

“Untuk ukuran kecil saja bisa mencapai Rp.2 juta hingga Rp.3 juta/cincin dan itu sudah siap untuk dipakai untuk hiasan jari,” katanya.
Sementara itu, Padil, salah seorang penjual cincin dan bahan batu mengatakan, saat ini dirinya sulit sekali mendapatkan bahan batu solar yang berkualitas baik. “Kalaupun ada harganya tinggi sekali,”katanya.

Dikatakannya, harga bahan solar pasarannya sangat variatif, tergantung kualitas dan ukurannya. “Kalau bahan batu solar super bisa tembus Rp15 juta hingga Rp20 juta perkilogramnya,”jelasnya.
Padil menjelaskan, tingginya permintaan batu bio solar tidak hanya berasal dari warga Aceh saja, namun juga dari luar wilayah Aceh, seperti Medan, Palembang dan Jakarta.
“Sekarang susah sekali kita cari bahan solar yang bagus dan kualitas super, kalaupun ada harganya selangit,”terangnya.

Batu giok aceh seperti batu lumut Aceh atau indocrase merupakan batu terindah di dunia, yang mulai dilirik dan menjadi incaran para kolektor. Karena batu
Provinsi Aceh salah satu daerah di Indonesia penghasil batu giok (nephrite jade), yaitu di Kabupaten Nagan Raya dan Sungai Lumut, Aceh Tengah, dan Gayo.[pbt]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT