Pelalawan Mulai Salurkan BOS Pekan depan Tuntas

Pelalawan Mulai Salurkan BOS Pekan depan Tuntas
PANGKALANKERINCI [MTC] - Dinas pendidikan kabupaten Pelalawan mempercepat proses pencairan BOS untuk kuartal pertama 2011. Ditargetkan dana BOS sudah ditransfer ke rekening sekolaha-sekolah beberapa hari kedepan. Hal ini terkait peringatan Kemendiknas soal pengurangan alokasi dana bantuan operasional sekolah (BOS) kepada kabupaten/kota yang telat menyalurkan BOS. Menurut Kepala dinas pendidikan Drs H Darwis Alkadam MSi, beliau mengharapkan kabupaten Pelalawan tidak termasuk dalam dafrtar 315 kabupaten kota di Indonesia yang diberi sanksi. "Soal pengurangan alokasi dana BOS saya berharap Pelalwna tidak termasuk didalamnya. Terus terang saja memang kita belum dapat arahan apakah masuk kategori yang akan dikenai sanksi itu, tap yang jelas kita sduah berupaya semaksimal mungkin agar dana yang ada tersalur cepat," terang Darwis Alkadam, kepada wartawan, Kamis (17/3). Pihaknya telah mengambil langkah yang diperlukan dalam rangka percepatan pegriman dana BOS ke sekolah. Upaya yang dilakukan antara lain menunjuk kuasa pengguna anggaran dinas pendidikan. Dalam hal ini, Darwis menyerahkan kuasa pengguna anggaran kepada sekretaris dinas pendidikan MD Rizal dan bendahara pengeluaran dinas pendidikan Riswandi Daulay. "Kita sudah tunjuk dua orang kuasa pengguna anggaran untuk melaskanakan pencairan dan pengiriman dana," jelasnya. Menurut Darwis dalam beberapa hari kedepan seluruh dana bBOS sudah diterima pihak sekolah dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. "Insya Allah dalam minggu ketiga Maret dana BOS bisa digunakan. Kemudian dalam minggu ketiga juga laporan realisasi penggunaan anggaran kita sampaikan ke kantorKemendiknas. Artinya semua kerja kita mengenai BOS kuartal pertama 2011 selesai ," tambahnya. Adapun jumlah sekolah yang akan menerima dana BOS di Pelalawan adalah sebanyak 259 sekolah. Yaitu terdiri dari 195 sekolah dasar negeri (SDN), sepuluh sekolah dasar swasta (SDS), 42 SMP negeri dan 12 SMP swasta. Masing-masing sekolah menerima dana berpariasi sesuai dengan petunjuk yang dikeluarkan Kemendiknas RI. Meski belum berhasil memenuhi deadline yang digariskan Kemendiknas, yaitu pada Selasa (15/3), pihaknya optimis Pelalawan tidak akan termasuk dalam daftar kabupaten dan kota di Indonesia yang akan diberi sanksi pegurangan alokasi BOS. "Saya optimis kita tidak kena. Harapan saya begitu karena kita membutuhkan banyak sekali dana lagi untuk membangun pendidikan di daerah ini," pungkasnya.***/bn

Berita Lainnya

Index