Website DPR RI Dibandrol Rp 9,7 Miliar, Tak Masuk Akal

Sabtu, 18 Oktober 2014 - 00:00:07 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Anggaran DPR untuk setiap kegiatannya memang sangat tidak rasional. Beberapa kali DPR menjadi topik hangat gara-gara rencana anggarannya yang sangat tinggi. Sebelumnya rencana pembelian kursi DPR yang menelan biaya mencapai puluhan miliar, saat ini DPR RI juga membandrol sebuah websitenya senilai Rp 9,7 miliar, nilai yang cukup fantastis dan tentunya mendapat tanggapan diberbagai forum internet.

Tahun 2011 lalu, DPR RI pernah membuat berita tentang keperluan biaya untuk menggarap website resmi www.dpr.go.id. Tak tanggung-tanggung, saat itu uang sebesar Rp 9,7 M yang dibutuhkan untuk membangun sebuah pusat informasi online tentang DPR. Yang mengherankan adalah, pada kenyataannya, uang sebesar itu sangat tidak masuk akal untuk membuat sebuah website dengan standar yang sangat bagus.

Seperti dikutip TribunNews, anggaran Rp 9,7 M tersebut menarik seorang disainer web asal Pekanbaru, Fauzi Aziz, ST angkat bicara. “Beli domain dan hosting itu murah mas, bahkan Rp 300 ribu bisa buat website yang bagus dengan content management system (CMS) yang ada," katanya, Sabtu (18/10).

Ide anggota DPR RI membuat www.dpr.go.id sebesar Rp 9,7 miliar tidak masuk akal dan menyakiti hati rakyat. Seharusnya hal itu menjadi perhatian semua pihak. Untuk sebuah website perusahaan dengan kualitas sangat baik saja, diperkirakan hanya akan menghabiskan biaya puluhan sampai ratusan juta rupiah, lengkap dengan tenaga maintenance dan dukungan lainnya yang diperlukan.

"Jika memang anggaran 9,7 miliar rupiah digunakan untuk membuat sebuah tampilan atau template yang bagus, coba anda sempatkan mampir ke www.dpr.go.id dan silahkan beri penilaian sendiri, kira-kira pantaskah situs tersebut diberikan nilai 9,7 miliar rupiah," tambahnya.

Saat dimintai tanggapanya, mengenai template seperti di www.dpr.go.id, jika memakai CMS Joomla, WordPress, Blogspot, Mamboo, dan lainnya, banyak templates yang disediakan secara gratis.

"Setahu saya, jika memang harus membeli sebuah template, maka harga paling mahalnya hanya sekitar USD$ 10.000 saja" kata Fauzi Ajis yang biasa membangun sebuah web di Riau.

Website DRP Korea Hanya Rp 150 Ribu

Sebagai bahan perbandingan, Korea Utara yang memiliki sebuah website yang saat pertama melihatnya, akan terkesan bahwa web tersebut adalah web resmi pemerintahnya. Ternyata, situs itu berisi tentang seluruh informasi tentang negara tersebut yang dibuat dengan tujuan membina hubungan internasional dalam bidang budaya, persahabatan, diplomasi dan bisnis antara Republik Demokratik Rakyat Korea dan negara-negara dunia lainnya.

Dikutip dari Wired.com, diperkirakan untuk template website Korut tersebut hanya seharga USD$ 15 atau kalau dikonversikan hanya sekitar Rp 140.000 – 150.000 saja. Dengan harga murah tersebut, Korut berhasil membuat sebuah website dengan kesan “resmi” yang sangat terasa.

Tambahnya, untuk menampilkan sebuah impresi, atau kesan yang sangat kuat, tidak dibutuhkan biaya yang membengkak. Dengan dana yang cukup dibantu dengan tenaga yang kompeten, DPR seharusnya bisa membuat tampilan website yang 'Resmi' yang spesifik.

"Tengok saja Korea Utara yang tidak malu menggunakan template murah untuk website umum tentang negaranya. Bahkan, dalam page sourcenya, dapat diketahui darimana sumber template tersebut diambil," katanya. [din]

 


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT