Densus 88 Akan Dalami Terduga Teroris Simpatisan FPI

Selasa, 06 April 2021 - 23:57:53 WIB
Share Tweet Google +

Metroterkini.com - Beberapa terduga teroris yang ditangkap di Jakarta mengaku sebagai simpatisan Front Pembela Islam (FPI). Densus 88 Antiteror akan mendalami pengakuan tersebut.

"Saya rasa bukan suatu rahasia lagi, apa yang ada di publik (pengakuan terduga teroris) dan tentunya akan didalami oleh Densus 88," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan di Mabes Polri, Selasa (6/4/2021).

Rusdi membeberkan video yang beredar itu bisa dimanfaatkan Densus 88. Menurutnya, Densus 88 bakal menyelesaikan masalah terorisme tersebut.

"Tentunya itu menjadi masukan bagi Densus 88 untuk menyelesaikan masalah tersebut," ucapnya.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror menangkap sejumlah teroris pasca-bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan. Penangkapan itu dilakukan di beberapa tempat, di antaranya di Jakarta, Bekasi, dan Tangerang Selatan.

Setidaknya ada lima orang yang ditangkap terkait jaringan teroris. Setelah diperiksa polisi, empat teroris itu membuat pengakuan mengejutkan.

Video pengakuan teroris itu diterima detikcom, Sabtu (3/4). Ada empat teroris yang membuat pengakuan. Ada Ahmad Junaidi, Zulaimi Agus, Wiloso Jati, dan Bambang Setiono.

Seperti Bambang Setiono. Pria yang mengaku menjadi simpatisan FPI ini mengaku merencanakan penyerangan ke SPBU demi menuntut Habib Rizieq Shibab bebas.

"Saya Bambang Setiono menjadi simpatisan FPI sejak awal Desember 2020. (Keterlibatan saya) membuat bahan dari black powder dari Zulaimi Agus di Sukabumi. Merencanakan aksi penyerangan kepada SPBU dengan bom molotov untuk menuntut bebas HRS," kata Bambang dalam video yang diterima detikcom, Sabtu (3/4). [**]