Penyerahan Sertifikat ELSIMIL, Wujud Nyata Dukungan Pencegahan Stunting Sejak Dini

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:49:25 WIB

Metroterkini – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas Sosial P3AP2KB) terus memperkuat upaya pencegahan stunting sejak dini melalui program Elektronik Siap Nikah dan Hamil (ELSIMIL).

Salah satu bentuk implementasinya diwujudkan dengan penyerahan Sertifikat ELSIMIL kepada pasangan pengantin di Desa Banglas.

Sertifikat ELSIMIL diberikan kepada pasangan pengantin setelah yang bersangkutan mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan, edukasi pranikah, serta pengisian data melalui aplikasi ELSIMIL sebagai bagian dari persiapan menuju pernikahan dan kehamilan yang sehat.

Sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa pasangan pengantin telah menjalani skrining kesehatan dan memperoleh pendampingan sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.

Adapun penyerahan sertifikat secara simbolis dilaksanakan saat acara pernikahan berlangsung. Sertifikat tersebut diserahkan oleh Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kepulauan Meranti, Dewi Atmidilla, S.T., M.M., didampingi penyuluh KB, kader KB, serta Kepala Desa Banglas kepada pasangan pengantin di Desa Banglas.

Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kepulauan Meranti, Rokhaizal, S.Pd., M.Pd., yang diwakili Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dewi Atmidilla, S.T., M.M., mengatakan program ELSIMIL merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, kesiapan fisik, mental, dan kesehatan pasangan pengantin perlu menjadi perhatian bersama sebagai langkah awal untuk menekan risiko stunting serta melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

"Melalui sertifikat ELSIMIL ini, kami berharap para pasangan pengantin semakin memahami pentingnya mempersiapkan diri sebelum menikah dan merencanakan kehamilan. Sertifikat ini bukan sekedar dokumen administrasi, tetapi menjadi bukti bahwa pasangan pengantin telah mendapatkan edukasi dan pendampingan kesehatan sebagai langkah awal mencegah stunting," ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut memerlukan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, penyuluh KB, tenaga kesehatan, kader KB, pemerintah desa, hingga masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting agar edukasi pranikah dapat menjangkau seluruh pasangan pengantin secara optimal.

Melalui pendampingan yang diberikan, pasangan suami istri diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan, pemenuhan gizi, serta perencanaan keluarga yang matang sebelum memasuki masa kehamilan.

Salah seorang penerima Sertifikat ELSIMIL mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru melalui layanan tersebut. Pendampingan yang diterima membantunya memahami pentingnya menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri sebelum membangun rumah tangga.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap penyerahan Sertifikat ELSIMIL ini dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting. Seluruh pasangan pengantin juga diimbau memanfaatkan layanan ELSIMIL sebagai bagian dari persiapan menuju kehidupan berkeluarga yang lebih baik.

Terkini