Metroterkini.com - Seperti diketahui saat ini di beberapa negara di dunia termasuk Indonesia sedang dilanda Pandemi Corona Virus Diseases (Covid -19), untuk itu pemerintah pusat dan daerah terus melakukan upaya pencegahan agar penyebaran virus dapat dihentikan.
Dijelaskan Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Musirawas Sumatera Selatan Sumsel, Paisol melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik Eko Sefriwan, Rabu (24/06/), BPBD mendapat relokasi dana belanja langsung untuk penanganan dan dampak Pandemi Covid -19 Sebesar Rp.1.711.380.000,-.
Adapun rincian penggunaan dana tersebut yaitu Belanja BBM sebanyak 4000 Liter,belanja makanan-minuman di posko Gugus tugas Penanganan Covid -19 yang berada didepan Kantor Bupati Muara Beliti serta pegawai yang melakukan penyemprotan,belanja perjalanan dinas dalam daerah,pembuatan spanduk dan pembelian bahan cairan Disinfektan (Bahan Kimia) untuk penyemprotan di 14 kecamatan
Sebanyak 905 Jerigen Cairan Disinfektan dianggarkan dalam DIPA (Daftar Isian Pelaksana Anggaran) Rp.1.357.500.000,- dengan harga satuan RP 1,5 Juta per Jerigen.
"Rincian penggunaan Dana 1,7 miliar tersebut yaitu pembelian BBM,belanja makmin,perjalan dinas,pembuatan spanduk informasi potensi bencana di 14 kecamatan dan paling besar anggarannya yaitu pembelian cairan Disinfektan sampai saat ini dari total dana tersebut baru terpakai kurang lebih 45 persen" jelas Eko
Tambah Eko, harga satuan per jerigen cairan Disinfektan sebesar Rp 1,5 juta yang tertera dalam DIPA bisa berubah menjadi lebih murah karena pembelian dengan jumlah banyak dan dibeli langsung dari pabrik.
"Harga satuan satu jerigen bisa berubah lebih murah karena pembelian dengan jumlah banyak langsung produksi pabrikan," tambah Eko. [hasbullah)