Pangkalan LPG Diduga Jadi Gudang BBM Ilegal

Rabu, 04 April 2018 | 18:39:16 WIB

Metroterkini.com - Sebuah Pangkalan Gas LPG Di desa Samakurok, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara diduga dijadikan tempat penampungan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan minyak tanah ilegal. 

Kuat dugaan, dua jenis BBM dimaksud akan diedarkan ke sejumlah pengecer BBM di wilayah itu. 

Praktik ilegal ini diduga sudah lama berlangsung, namun baru diketahui setelah Wartawan Metroterkini.com melintas di depan pangkalan dimaksud pada Senin (02/04), sekira pukul 19.00 WIB.

Kecurigaan berawal ketika dua pemuda dipangkalan itu menaikan drum minyak ke sebuah Mobil pick- up jenis Carry. Saat didatangi wartawan media ini, salah satu di antara mereka langsung menutup pintu dan mematikan lampu dalam gudang tersebut.

Saat di minta menghidupkan lampu, pemuda dimaksud mengiyakannya, sehingga berhasil diabadikan beberapa lembar foto.

Saat ditanya, salah satu dari mereka mengaku sejumlah drum itu berisikan bahan bakar jenis premium dan minyak tanah diduga oplosan,  mereka juga menyebutkan BBM tersebut di datangkan dari wilayah Aceh Timur. 

Mereka juga menyatakan pangkalan itu milik Agus yang diduga sebagai warga Rawang Itek Kecamatan setempat.

Saat di wawancarai, Agus membenarkan tempat penampungan BBM itu miliknya, tetapi dia membantah drum tersebut berisikan BBM jenis Premium, drum itu hanya berisikan BBM jenis minyak tanah 

"Itu hanya minyak tanah saja beberapa gerigen," ungkapnya. 

Dia membenarkan BBM dimaksud didatangkan dari wilayah Kabupaten Aceh Timur. 

agus juga membeberkan, BBM ini  juga di perjual belikan ditempat lain. Bagi agus menjual BBM ilegal bukan lah kesalahan yang besar, bagi agua yang penting tidak mencuri dan tidak menjual narkoba karna itu kesalahan besar. 

Pihak kepolisian setempat telah diupayakan untuk dimemintai tangapan terkait adanya dugaan BBM ilegal itu. hingga berita ini di kirim ke redaksi belum ada respon.

Informasi lainya, drum yang berisikan minyak yang ada di pangkalan tersebut diduga telah dipindahkan, tidak lama setelah awak media mengetahui kejadian ini. [sol]

Terkini