DPRD Kampar Bahas Empat Ranperda Inisiatif

 

Metroterkini.com - DPRD Kampar melakukan membahas empat (4) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) sekaligus yag berlangsung di ruang sidang paripurna DPRD Kabupaten Kampar, Selasa (19/07/16). Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar Sunardi M Faisal serta Kepala SKPD, Kepala Bagian dilingkungan Sekretariat Kabupaten Kampar.

Pemkab Kampar diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar H Nurahmi yang mewakili Bupati Kampar pada acara Pembukaan Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan (BPP) APBD tahun 2016 dan Penyampaian Empat Ranperda Inisiatif DPRD Kabupaten Kampar tahun 2016, bertempat 

Pembentukan 4 Ranperda tersebut diantaranya, pertama yaitu perlindungan anak, digagas dan diusulkan 9 orang anggota DPRD. Kedua, penyandang visibilitas dan kesejahteraan sosial yang diusulkan 9 anggota DPRD. Ketiga, kesejahteraan orang lanjut usia atau Lansia yang yang juga diusulkan oleh 9 anggota DPRD. Keempat, peternakan dan kesehatan hewan yang diusulkan oleh 9 orang anggota DPRD.

Latar belakangnya adalah perlindungan anak merupakan anak adalah titipan dari Tuhan YME, usia sekolah, pra remaja, hingga perlindungan anak, merupakan perlindungan anak dimulai dari dalam kandungan hingga pra remaja, dan harus mendapat perlindungan dari kekerasan anak, eksploitasi ekonomi dan seks.[hms/ali]

Beberapa orang anggota dewan saat mengikuti sidang paripurna

Habiburrahman, Ramadhan Jamris anggota DPRD Kabupetan Kampar saat mengikuti sidang paripurna

Pimpinan DPRD Kampar menyerahkan draf Ranperda Inisiatif DPRD kepada pemeritah yang diwakili oleh Asisten III

Pimpinan sidang, Sunardi saat membuka Sidang Paripurna 4 Ranperta Inisiatif

Rizal Rambe, juru bicara Banleg dalam Sidang Paripurna saat membacakan Ranperda Inisiatif DPRD Kampar 

Pimpinan Sidang Paripurna 4 Ranperda Inisiatif saat menyanyikan lagu Indonesia Raya

Triska Felly, Rahayu Sri Mulyani, Bernat Sinaga serta Harsono terlihat saat melagukan Indonesia Raya

Sekwan DPRD Kampar, Ramlah, SE.MSi, saat membacakan surat masuk pada Sidang Paripurna