Setiap Tahun 3 Pulau di Meranti Kehilangan Daratan

Senin, 06 Oktober 2014 - 00:00:11 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Pemerintah pusat diharapkan dapat segera turun langsung dan berperan aktif dalam mendukung pemerintah daerah dalam upanya menyelamatkan pulau-pulau terluar yang kondisinya nyaris hilang akibat terkikis abrasi gelombang laut.  Seperti abrasi di 3 Pulau yang ada di kabupaten Kepulauan Meranti yaitu Pulau Padang, Pulau Merbau dan Pulau Rangsang.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kepulauan Meranti, Mamun Murod kepada wartawan mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki, ada tiga pulau besar yang ada di kabupaten Meranti saat ini mengalami pengikisan daratan atau abrasi. 

Ketiga pulau besar yang daratanya mengalami pengurangan secara besar-besaran akibat gelombang air laut itu terjadi di Pulau Padang, Pulau Merbau dan Pulau Rangsang yang harus ditanggulangi secara berkesinambungan dengan skala besar.

"Kita ketahui banyak sekali faktor atau penyebab terjadinya pengikisan daratan atau yang lebih dikenal dengan nama abrasi  pantai. Terkait penyebab abrasi besar-besaran yang terjadi di tiga wilayah Kepulauan Meranti disebabkan oleh posisi letak geografis wilayah ini yang berhadapan juga berbatasan langsung dengan perairan Selat Malaka. Abrasi menghantam wilayah pesisir dengan gelombang besar di musim utara,"  katanya.

Akibat dari abrasi di musim utara dengan ketinggian gelombangnya berkisar antara 7-10 meter  saat memasuki penghujung tahun akan menghantam daratan (pantai) pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Meranti. 

"Banyak daratan atau pantai yang ada di tiga pulau ini terkikis. Kondisinya pulau dalam jangka waktu tertentu akan terus mengecil. Akibatnya luas daranan kita mengalami penyusutan,dan ditaksir pengikisan daratan kita pertahun antara 30-50 meter kali panjang pulang terluar. Jika masalah seperti ini tidak segera ditanggulangi secara serius, kami khawatirkan daratan kita akan semakin mengecil," katanya.

Masih menurut Mamun Murod, sejauh ini Pemkab Kepulauan Meranti telah berupaya melakukan pencegahan abrasi melalui program penanaman hutan mangrove di lokasi yang parah terkena abrasi serta pembangunan turap pemecah gelombang. Namun upaya pencegahan tersebut belum membuahkan hasil secara maksimal.

"Kita berharap sekali kepada pemerintah pusat untuk segera turut andil menyelesaikan masalah abrasi di Kepulauan Meranti ini. Pemerintah pusat saat ini tengah giat-giatnya menyelamatkan wilayah perbatasan dari hilangnya pulau-pulau terluar akibat terkena abrasi maupun dicaplok oleh pihak asing, inilah langkah yang sangat tepat dan harus dilakukan," tutupnya. [def]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT