Penyelundup Rokok Habiskan 60,000 Liter Bensin Subsidi di Meranti

Ahad, 05 Oktober 2014 - 00:00:13 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Hasil investigasi warga dan keterangan warga di Meranti, aktvitas ilegal para penyelundup rokok gudang garam di wilayah ini yang sudah bertahun-tahun berlangsung, selama ini mereka menggunakan bensin (BBM) subsidi karena dibeli dari para agen di sekitar Pulau Merbau Meranti, Riau. 

Menurut pengakuan warga, setidaknya ada 10 buah speedboat yang digunakan untuk melakukan penyelundupan rokok Gudang Garam dan setiap speedboat menggunakan 3 buah mesin, masing-masing 200 pk merek Yamaha.  Setiap kali pulang pergi (pertrip) ke Malaysia speedboat itu paling sedikit akan menghabiskan minyak bensin sebanyak 2 drum (400 liter).

"Satu speedboat setiap malam (berangkat) menghabiskan 2 drum, kalikan saja 10 speedboat. Ya habislah sekitar 20 drum setiap malamnya," kata sumber warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Aktivitas penyelundupan rokok Gudang Garam ke Malaysia setiap malamnya diperkirakan menghabiskan sekitar 2,000 liter dan jika dikalikan setiap bulanya 60,000 liter dan BBM jenis bensin tersebut dari agen sekitar di Pulau Merbau.

Jumlah BBM Bensin tersebut menurut sumber dari LSM merupakan bensin subsidi bagi masyarakat Meranti yang dialihkan untuk kegiatan ilegal yang merugiakan masyarakat dan negara. "Jelas kuota minyak dari  Pertamina untuk masyarakat Meranti yang digunakan penyelundup ini. Akibat aktivitas ini wajar saja kalau di Meranti selalu kekurangan dan kelangkaan bahan bakar minyak bensi," kata Buyung.

Anehnya menurut Buyung, polisi dan bea cukai selama ini mendiamkan kegiatan tersebut. Sejumlah sumber juga mensinyalir, aparat di Meranti sudah menerima upati dari kegiatan ini. "Tak bisa bang penyeludupan rokok Gudang Garam ini di berantas karena mulai dari oknum Kapolres, Kapolda bahkan Mabes sudah menikmati setoran dari aktivitas penyelundupan selama ini," kata sumber belum lama ini.

"Salah satu faktor penyebab kelangkaan minyak bensin subsidi di Meranti selama ini akibat oknum-oknum nakal yang menjual bensin subsidi ke penyelundup rokok Gudang Garam di kawasan ini," tambah Buyung, Ketua Lembaga Surve Independent-Kepulauan Meranti. [tim]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT