Tolak jadi Gubernur, FPI Ancam Duduki Kantor Ahok

Kamis, 25 September 2014 - 00:00:02 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Sebanyak 30 anggota perwakilan Front Pembela Islam (FPI) masuk ke Gedung DPRD DKI di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Mereka menyampaikan aspirasinya terkait penolakan Ahok sebagai Gubernur DKI.

Sekitar pukul 11.20 WIB, 30 anggota perwakilan Front Pembela Islam (FPI) diterima Ketua DPRD DKI Terpilih Prasetyo Edi Marsudi, di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, mereka hendak menyampaikan aspirasinya terkait penolakan Ahok sebagai Gubernur DKI.

Dalam penyampaiannya FPI menolak keras pengangkatan Ahok menjadi Gubernur DKI. Bahkan saat ini, posisi Ahok sebagai Wagub saja sudah tidak dapat diterima oleh pihaknya.

para Wakil Ketua DPRD DKI Terpilih Abraham Lunggana dan Muhammad Taufik, Muhammad Salaji Ketua Fraksi Hanura, dan perwakilan anggota dewan lain, mengancam Basuki Tjahaja Purnama yang non-muslim itu tak dapat memimpin di daerah yang mayoritas umat muslim.

Bahkan, FPI mengancam menduduki Balaikota Jakarta dan mengusir Ahok dari Pemprov DKI bahkan Ibukota, apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi. [Lp6]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT