FPI Demo Tolak Ahok jadi Gubernur DKI

Rabu, 24 September 2014 - 00:00:04 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Metroterkini.com - Selain 300 personel polisi Polda Metro Jaya, sebanyak 496 Satpol PP bersiaga mengamankan aksi unjuk rasa yang akan dilakukan Front Pembela Islam (FPI) ke DPRD DKI. Aksi unjuk rasa tersebut untuk menolak Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Pantauan dilapangan, ratusan Pol PP bersiaga mulai dari lobi gedung DPRD, pelataran parkir, hingga selasar yang berbatasan dengan Gedung Balaikota DKI.

Kasatpol PP, Kukuh Hadi Santoso mengatakan disiagakannya Satpol PP berbarengan dengan adanya apel bulanan, sehingga ratusan personelnya dapat dikumpulkan.

"Ini berbarengan dengan apel bulanan. Setelah ada acara unjuk rasa, sekaligus satpol PP ikut membantu mengamankan. Supaya unjuk rasa lancar," ujar Kukuh di Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Rabu (24/9/2014).

Kukuh mengaku tidak ada perintah khusus dari Wakil Gubernur, Basuki Tjahaja Purnama untuk mengamankan aksi demo. Menjaga Balaikota merupakan kewajiban tugas Satpol PP.

"Pak wagub tidak perintahkan apa pun, tidak SMS saya, tidak telepon saya, kita bekerja agar bagaimana Jakarta itu bisa baik. Jadi tidak ada pesan khusus untuk dijaga. Dari pak gubernur juga tidak ada. Hari Kamis jaga, bukan hari ini saja setiap hari kami jaga termasuk Pamdal," ujar Kukuh.

Dalam menghadapi aksi demo tersebut, selain polisi dan Satpol PP, mobil water canon milik kepolisian pun disiagakan di depan gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta. Aksi dijadwalkan akan berlangsung pukul 09.00 WIB.

Hingga berita ini diturunkan belum juga terlaksana, belum ada satu pun pengunjuk rasa yang tiba di gedung DPRD DKI. [tbn]

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT