Warna & Bau Air Sungai Bungin Berubah, Diduga Akibat PKS PT.TJS

Ahad, 21 September 2014 - 00:00:15 WIB
Share Tweet Instagram

Metroterkini.com - Keberadaan Sungai Bungin saat ini tidak dapat di manfaatkan oleh masyarakat. Pasalnya air yang mengalir di Sungai itu berubah warna dan berbau busuk.

Menurut warga Gajian (62), Ketua RW 01 Desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat kepada metroterkini.com, Minggu (21/9) dikediamannya mengaku, kejadian itu sejak beraktifitas pabrik kelapa sawit (PKS) PT. Talang Jerinjing Sawit (TJS).  

"Air yang berada di Sungai Bungin tidak bisa dimamfaatkan warga sekitar kampung. Sedangkan pengganti atau penyediaan air bawah tanah tidak disediakan pihak PT.TJS untuk kebutuhan warga melalui pembuatan sumur bor kepada setiap rumah warga," kata Gajian.

Diakui Gajian, sumur cicin yang diberikan PT.TJS ke sebahagian warga, airnya tidak memadahi sesuai kebutuhan masyarakat. Apalagi kadar airnya kadangkala berbau busuk karena kedalaman sumurnya hanya tiga cicin, sehingga terjadi kekeringan saat musim kemarau panjang.

"Kami sebenarnya masyarakat suku Talang Mamak tidak menginginkan keberadaan Sungai Bungin itu tercemar. Namun pihak Pemda Inhu melalui instansi terkait tidak mampu menindak pelaku usaha selama ini," tambah Gajian.

Untuk diketahui, ada tujuh sungai yang berada di wilayah Desa Talang Jerinjing yang tak terpisahkan dari sejarahnya bagi warga Suku Talang Mamak yakni, Sungai Jerinjing, Sungai Raya, Sungai Bungin, Sungai Pulus, Sungai Lopak, Sungai Tolang dan Sungai Batang Kampas. Semuanya berhulu ke Sungai Bayang-bayang.

Bahkan sebelumnya kondisi Sungai Bungin, kedalaman 1 meter hingga 2 meter. Tapi sekarang terjadi kekeringan karena adanya PKS PT.TJS beraktifitas di hulu puncak Sungai Bungin.

Sementara batin Jamin, selaku yang dituahkan untuk memimpin adat warga suku Talang Mamak Desa Talang Jerinjing, tidak bersedia dikonfirmasi wartawan terkait kondisi Sungai Bungin.

Menyinggung soal dampak lingkungan yang di duga dari imbas kegiatan PKS PT.TJS, hingga mengakibatkan kondisi Sungai Bungin tidak bisa dimamfaatkan masyarakat, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Inhu, Mohc.Bayu juga tidak bersedia dikonfirmasi. Bahkan pimpinan PT.TJS dengan panggilan Aliang Puntung membantah adanya terjadi pencemaran yang diakibatkan dari PT.TJS. [set]


TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT