6 Polisi Tewas Dalam Demo Kairo, Jam malam Diberlakukan

Sabtu, 29 Januari 2011 - 10:26:07 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

KAIRO [Metroterkini.com] - Setelah unjuk rasa besar-besaran berhasil menggulingkan kekuasaan Presiden Zine El Abidine Ben Ali di Tunisia, demonstrasi antirezim marak di sejumlah negara Timur Tengah. Terutama di Kairo, Mesir, yang mengakibatkan enam orang tewas dalam aksi massa tersebut. Menanggapi aksi anarkis para demontsran ini, Pemerintah Mesir Sabtu (28/1) memberlakukan jam malam di beberapa kota besar. Jam malam tersebut berlaku pada pukul 18.00-07.00 waktu setempat.

Pemerintah berharap dengan diberlakukannya jam malam maka keadaan di kota-kota besar akan berangsur pulih. Namun tampaknya usaha Pemerintah yang satu ini akan berujung pada jalan buntu. Terbukti dari aksi protes yang kembali diluncurkan warga di kota Kairo, Alexandria, dan Suez yang menentang jam malam hanya beberapa saat setelah peraturan jam malam tersebut mulai diberlakukan. Sedikitnya 500 pengunjuk rasa berhasil ditangkap. Bila kembali menggelar aksi protes, mereka akan dibawa ke meja hijau untuk mendapat hukuman. Jaringan televisi

Al-Jazeera di Suez, melaporkan sudah terdapat lima korban tewas dalam unjuk rasa yang sudah berlangsung beberapa hari ini. Demonstrasi antirezim Mesir ini dilakukan untuk menuntut pengunduran diri Presiden Hosni Mubarak. Aksi yang diluncurkan para demonstran tersebut berujung pada bentrokan dengan polisi. Dilaporkan 6 orang tewas dalam dalam aksi massa tersebut.***/mtc/Aljazera

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT