Sulit Dapatkan Daging Anjing, Restoran Korea Akan Tutup

Sabtu, 30 Agustus 2014 - 00:00:13 WIB
Share Tweet Google +

Loading...

Pemilik Daegyo, Oh Keum-il menyebutkan di situs media setempat, bahwa Restoran yang khusus menjual daging anjing yang sudah beroperasi selama 33 tahun, dalam waktu dekat,  akan ditutup.

Alasannya, konsumen daging anjing di Korea Selatan terus menurun. Hal tersebut berkaitan dengan persepsi warga Korea Selatan yang kini menganggap anjing sebagai hewan peliharaan ketimbang sumber protein.

"Susah dapatkan daging Anjing saat ini, selain itu warga Korea juga sudah menganggap Anjing peliharaan yang patuh dan setia," Jelas Oh, Sabtu (30/8/14).

Disebutnya, selama berabad-abad, anjing merupakan salah satu kuliner eksotis yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat Negeri Ginseng tersebut.

Uniknya, pemerintah Korea Selatan tidak pernah secara resmi melakukan pendataan mengenai industri daging anjing di negaranya.

Umumnya, daging anjing didapatkan dari peternak yang dijual langsung ke restoran dan kemudian ke konsumen.

“Masyarakat Korea Selatan sudah ratusan tahun memakan daging anjing. Tapi sekarang, kebiasaan itu berubah,” katanya.

Sedikit mengenang masa jaya Daegyo, Oh mengungkapkan keluarganya mencari resep rahasia dari seluruh negeri, untuk mengumpulkan resep masakan anjing dari seluruh penjuru Korea, bahkan Oh berkunjung ke Pyongyang, Korea Utara.(kr)

loading...

loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT