Alasan Minjam, Suami Istri Nekat Larikan Pick Up L 300

Jumat, 29 Agustus 2014 - 00:00:17 WIB
Share Tweet Google +

loading...

Metroterkini.com - Sungguh tidak punya hati tetangga yang satu ini" mungkin ini yang bisa disebutkan kepada pasangan suami isteri bernama Ali Hasan Gayo dan Vera. Pasalnya, pasangan yang telah dikaruniai dua anak Balita ini dengan teganya membawa satu unit mobil pick up BM 9071 TC  yang dipinjam dari tetangganya sendiri bernama Arwis pada Selasa (19/8) lalu.

Pelaku dan korban sama-sama tinggal bertetangga satu komplek di perumahan Fatikha Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kampar.

Namun kasus penipuan ini telah dilaporkan oleh korban dan keluarganya ke Mapolsek Tambang pada Rabu (27/8) kemarin beserta menyerahkan foto pelaku.

"Kita sudah mendapatkan laporan dan dalam penyelidikan kita lebih lanjut," jelas Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono Sik melalui Kapolsek Tambang AKP Sumarno kepada wartawan, Jumat (29/8).

Di jelaskan Sumarno, korban saat di BAP di Mapolsek menyampaikan bahwa dirinya beserta keluarga tidak menduga dan mengira sama sekali kalau pelaku akan membawa kabur mobil miliknya yang masih dalam ansuran ini.

Pasalnya, korban dan keluarga besar pelaku dikenali oleh korban seperti mertuanya yang masih tinggal satu komplek, kakak korban yang berdomisili di Perawang dan lainnya.

Ditambahnya, korban, sampainya mobil miliknya itu ke tangan korban berawal dari datangnya pelaku kepada korban dengan niat untuk meminjam mobil pelaku karena ingin pulang ke Payakumbuh melihat orang tuanya.

Karena yang peminjam adalah tetangga sendiri dan keluarga besarnyapun telah dikenali maka tanpa ragu mobilpun dipinjamkan dengan perjanjian waktu meminjam hanya satu hari.

Tetapi setelah satu hari berselang, pelaku tidak juga memulangkan mobil dan bahkan coba dikontak melalui HP-nya, nomornya sudah tidak bisa dihubungi.

Merasa ada yang tak beres dengan sikap pelaku, korban langsung mencari informasi ke anggota keluarga besar pelaku dan semuanya mengaku juga tidak yang tahu keberadaannya dan juga tidak bisa mengontaknya.

Setelah itu, barulah korban dan keluarga melaporkan kejadian yang menimpanya tersebut kepada pihak kepolisian. [ang]


loading...

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT